SHOPPING CART

close

Kecewa Terhadap Layanan Puskesmas Batu Jangkih, Bupati Lombok Tengah Diminta Bertindak Tegas

Layanan Puskesmas Batu Jangkih Dikeluhkan Warga
Keluarga Pasien Puskesmas Batu Jangkih, M. Kabul Safi’i.

SUARALOMBOKNEWS | Seorang pasien yang masih duduk dikelas tiga salah satu MTs asal Desa Pandan Tinggang, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikecewakan oleh pihak Puskesmas Batu Jangkih.

Kekecewaan itu bermula saat Pasien diantar oleh pihak Pondok Pesantren tempatnya menimba ilmu ke Puskesmas Batu Jangkih, karena mengalami kejang, kram dan sakit pada bagian dada, pada Selasa, (25/11/2025) sore.

Namun, setibanya di Puskesmas Batu Jangkih, Pasien hanya diberikan obat penahan rasa sakit, tanpa ada penanganan medis.”Anak saya mengalami kejang, kram, dada sakit dan lain. Masuk Puskesmas Batu Jangkih hanya dikasih obat penahan rasa sakit saja, kemudian setelah dikasih minum obat disuruh nunggu selama dua jam baru akan ditangani katanya pihak Puskesmas, sedangkan anak saya masih belum ada perubahan,” keluh M. Kabul Safi’i, orang tua Pasien.

Karena tidak ada tindakan medis dan pasien tidak menampakkan perubahan, pihak keluarga memutuskan membawa Pasien ke salah satu Klinik Kesehatan yang ada di wilayah Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah.” Anak saya kesakitan, tapi hanya ditonton saja dan cuman diberikan obat penahan rasa sakit saja, itupun tidak ada perubahan. Saya sangat kecewa, dan saya memutuskan untuk merawat anak saya ke Klinik di Desa Kabul. Setibanya di klinik langsung mendapat penanganan, Alhamdulillah kondisinya sudah membaik, dan saya baru tahu bahwa anak saya mengalami Maag,” ucap Safi’i.

Pria yang juga menjabat Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pandang Tinggang itu menyebut, pelayanan kesehatan di Puskesmas Batu Jangkih sangat buruk.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi kepada pihak Puskesmas Batu Jangkih.” Jangan mentang mentang digaji negara, terus bekerja seenaknya. Ini masalah kesehatan dan nyawa masyarakat, tidak bisa dipandang sepele. Kalau seperti itu cara memberikan pelayanan kesehatan, kapan masyarakat bisa sembuh. Masyarakat datang ke Puskesmas bukan untuk tidur tiduran, melainkan untuk berobat. Untuk itu, saya minta kepada pak Bupati untuk mengevaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada oknum tenaga kesehatan yang asal kerja, tanpa mengedepankan kepentingan kesehatan masyarakat,” pinta Safi’i.

Dihubungi suaralomboknews.com melalui pesan WhatsApp (WA), Selasa, (25/11/2025), Kepala Puskesmas Batu Jangkih, H. Munawar menegaskan, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait dengan keluhan dan kekecewaan salah satu warga Desa Pandan Tinggang.” Kami akan melakukan pendalaman terkait dengan keluhan dan kekecewaan salah satu warga Desa Pandan Tinggang terhadap pelayanan yang kurang memuaskan oleh tim jaga sore ini tanggal 25 Nov 2025,” tegasnya

H. Munawar juga memaparkan hasil pendalaman sementara dari dokter yang menangani Pasien tersebut, yakni dari hasil konsultasi Pasien mengalami Nyeri Perut dengan skala nyeri 3-4, dan demam yang dimulai dari Siang setelah makan mangga dan tidak mengalami kejang, sehingga dokter yang menangani menginstruksikan untuk diberi terapi secara Simptomatis, observasi dan jika sudah membaik, pasien dipersilakan untuk kontor pada esok hari ke Poli. Namun, setelah lima menit diberikan obat, keluarga pasien marah – marah dan langsung membawa Pasien keluar dari Puskesmas Batu Jangkih.

Dari hasil hasil Trise, yakni Trise hijau dan saat datang, pasien sendiri yang memberitahukan lokasi nyerinya dan Pasien bukan datang dalam kondisi kejang. [SLNews – rul].

Tags:

0 thoughts on “Kecewa Terhadap Layanan Puskesmas Batu Jangkih, Bupati Lombok Tengah Diminta Bertindak Tegas

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2025
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

STATISTIK