Video Air Meluap di Wisata Air Terjun Benang Stokel Yang Viral di Medsos Tak Sesuai Fakta

LOMBOK TENGAH | Video yang menggambarkan situasi dan kondisi air meluap di kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) viral di sejumlah WhatsApp Group (WAG) atau Media Sosial (Medsos), Jumat, (7/10/2022).
Dalam video itu juga terdengar suara seorang pria yang meminta pemandu atau Guide yang masih membawa wisatawan di kawasan Air terjun Benang Kelambu untuk memutar balik dan tidak melalui Air Terjun Benang Stokel. Video yang viral di medsos itu pun langsung ditanggapi oleh Ketua Pokdarwis Benstol Community Based Tourism (CBT), Muh Rodian Pahlefi. “ Video Air meluap di Wisata Air Terjun Benang Stokel yang viral di WAG itu bukan terjadi hari ini (Jumat, 7/10), melainkan terjadi pada hari Rabu sore, (5/10). Isi dalam Video itu juga tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ungkap Muh. Rodian Pahlefi, Jumat, (7/10/2022).
Pahlefi menceritakan, setiap musim penghujan, kejadian air meluap di kawasan wisata Air Terjun Benang Stokel sudah biasa terjadi dan tidak terdampak pada fasilitas yang ada di kawasan wisata air terjun Benang Stokel. “ Kalau di Benang Stokel setiap musim penghujan sudah biasa seperti itu. Kejadian seperti itu berlangsung sekitar 2 jam di setiap musim hujan, dan air meluap juga tidak secara tiba – tiba, melainkan ada tanda-tandanya, seperti air keruh. Dan teman-teman Alhamdulillah telah dibekali kewaspadaan dan terdapat jalur lain yang dipakai bila terjadi seperti itu,” jelasnya
“ Suara dalam video itu merupakan suara dari teman-teman Guide yang menginformasikan kepada Guide yang masih membawa tamu (wisatawan) yang ada masih berada di wisata air terjun Benang Kelambu tidak kembali melalui kawasan air terjun Benang Stokel dan kembali melalui jalur lain. Hal itu terjadi apabila ada hujan lebat di hutan dan mengalir lewat sungai. Karena di atas air terjun benang Stokel ada sungai. Berbeda halnya dengan air terjun Benang Kelambu, di atasnya tidak ada sungai. Jadi mau hujan sebesar apapun airnya tetap jernih,” sambung Fahlefi.
Tak lama setelah air meluap kata Fahlefi, air terjun Benang Stokel kembali normal seperti biasa dan jernih. “ Kejadiannya singkat dan bisa, tidak merusak fasilitas yang ada. Dan dari hari Kamis sampai dengan tadi (jumat,7/10) Benang Stokel dan Benang Kelambu ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu juga tetap dibuka setiap hari. Untuk itu, kami menghimbau kepada semua pihak untuk mencari tahu kebenaran suatu informasi baik itu, tulisan, gambar dan video sebelum di sebar ke Medsos, sehingga tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya. [slnews – rul].

Tinggalkan Balasan