PT Nindya Karya Rekondisi Semua Fasilitas Yang Terdampak Bekas Galian Pipa di Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH | PT Nindya Karya (persero) perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Konstruksi, EPC dan Investasi menargetkan pekerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sistem Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) KEK The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang 24,8 km dengan nilai anggaran Rp 130 miliar selesai dikerjakan belum bulan Agustus 2022 mendatang. “ Sesuai dengan kontrak kerja, pekerjaan berakhir tanggal 6 Agustus 2022. Jika dilihat dari progres pengerjaan sampai dengan bulan April ini, pengerjaan Sistem Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga untuk KEK The Mandalika dengan panjang 24,8 km sampai dengan pengolahan air baku di Pengengat Pujut selesai dikerjakan sebelum bulan Agustus 2022,” kata Kepala Proyek Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga KEK The Mandalika PT Nindya Karya (persero), Fahrudin, Rabu, (6/4/2022).
Selain mengerjakan proyek Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga KEK The Mandalika sesuai dengan aturan yang tertuang dalam kontrak kerja, PT Nindya Karya (persero) juga melakukan Rekondisi terhadap semua fasilitas yang terdampak, seperti jalan, trotoar jalan dan irigasi termasuk melakukan perbaikan terhadap pipa air bersih milik PDAM yang terdampak proyek Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga KEK The Mandalika. “ Semua yang terdampak dikembalikan seperti keadaan semula, direkondisi, termasuk pohon. Dan dalam pelaksanaan di lapangan, kami juga melibatkan pihak PDAM, sehingga jika ada pipa air bersih PDAM yang terdampak, bisa langsung diperbaiki. Untuk pengerjaan rekondisi paling telat bulan Mei sudah selesai dan sudah kembali seperti semula. Saat ini masih dilakukan pengerjaan Rekondisi di wilayah Desa Pelambek, Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, termasuk rekondisi irigasi yang ada di depan SPBU Darek. Untuk Rekondisi di wilayah Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat akan segera dilaksanakan, setelah semua pipa Instalasi Pengolahan Air tertanam dengan sempurna. Untuk itu kami mohon warga bersabar,” jelas Fahrudin
Dalam pelaksanaan Proyek Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga KEK The Mandalika, PT Nindya Karya (persero) melibatkan warga setempat. Langkah itu dilakukan tidak lain bertujuan untuk membuka dan memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat serta untuk memperbaiki perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat dampak dari Pandemi Covid-19. “ Selain itu, sebelum Proyek Penyediaan Air Baku Bendungan Pengga KEK The Mandalika dilaksanakan, kami bersama Camat, Kades, Kapolsek dan Danramil setempat mengumpulkan masyarakat dan tokoh – tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan program pembangunan yang hajatannya untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan air bersih untuk KEK The Mandaika,” ungkap Fahrudin
Fahrudin juga menjelaskan, pengerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi dan sesuai dengan teknis yang tertuang dalam dokumen kontrak kerja. “ Pengerjaan Instalasi Pengolahan Air tidak bisa dikerjakan asal – asalan, begitu juga dengan pengerjaan Rekondisi, semuanya harus dikerjakan sesuai dengan spesifikasi, sehingga semuanya kembali seperti semula. Untuk bantalan Pipa, tidak menggunakan pasir, melainkan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bantalan pasir digunakan di bebatuan dan cadas, sedangkan ditanah yang stabil tidak menggunakan bantalan Pasir. Untuk timbunan menggunakan tanah bekas galian, lalu diatasnya baru menggunakan Material Sirtu,” ujarnya. [slnews -rul]

Tinggalkan Balasan