Dewan Nazar Minta Pemkab Lombok Tengah Perbaiki Jalan Pariwisata

SUARALOMBOKNEWS | Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nazarudin melakukan kegiatan Reses di beberapa lokasi di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya.
Kegiatan reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait jalan usaha tani, infrastruktur, pembinaan pemuda, UMKM, dan kebutuhan lainnya.
Dalam reses tersebut, keluhan masyarakat yang paling mendesak adalah kondisi infrastruktur jalan kabupaten yang sudah sangat parah. Beberapa ruas jalan yang menjadi sorotan antara lain jalan Bonder Kelebuh, Bonder Tanah Rarang, Open Amboan, dan Kateng-Jangkih Jawe. Namun, ada kabar baik bahwa pada tahun 2025 beberapa proyek infrastruktur telah terealisasi selama masa jabatan anggota DPRD Loteng, seperti pembangunan Jembatan Mangkung, pelebaran Jembatan Jangkih Jawe di Selong Belanak, serta perbaikan jembatan Kateng di Kecamatan Praya Barat.
Nazarudin berjanji akan meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah melalui Dinas Baparinda, agar anggaran infrastruktur untuk masing-masing kecamatan dapat dialokasikan secara merata. Nasrudin menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur yang terjadi selama periode 2020 hingga 2024, dimana pembangunan infrastruktur di beberapa kecamatan tidak merata. Contohnya, di Praya Barat perbaikannya sedikit sekitar 27 kilometer, sementara pembangunan infrastruktur lebih banyak di Kecamatan Praya Barat Daya.”“Pemda harus melakukan pemerataan dalam pembangunan infrastruktur, terutama jalan kabupaten, agar seluruh wilayah di Loteng dapat menikmati fasilitas yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucapnya
Hal yang penting kata Nazarudin adalah pekerjaan proyek jalan pariwisata Penujak menuju Selong Belanak yang sudah rusak parah. “Kita sudah usulkan perbaikan jalan pariwisata tersebut karena kondisinya sangat memprihatinkan,” katanya
Aspirasi yang telah dikumpulkan selama reses ini akan dibawa dan disampaikan ke DPRD untuk ditindaklanjuti, sehingga diharapkan dapat menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan. [SLNews – rul]

Tinggalkan Balasan