Pembangunan Meroket, Pemkab Lombok Tengah Diundang Jadi Pembicara Dies Natalis ke – 27 UGM

LOMBOK TENGAH | Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta secara khusus mengundang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai pembicara Dies Natalis ke-27 Program Magister Ekonomika Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UGM, Sabtu, (11/06/2022).
Pemkab Lombok Tengah diundang UGM, karena semakin maju dan pesatnya pembangunan di kabupaten dengan motto Tatas Tuhu Trasna (Tastura), seperti keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang didalamnya terdapat Sirkuit Mandalika yang telah sukses menggelar event nasional dan internasional, seperti event WSBK 2021 dan MotoGP 2022.
Selain itu inovasi di bidang digital yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga menjadi sorotan menarik bagi pihak UGM untuk mengetahui lebih jauh pemanfaatan digital dalam pelayanan publik di Kabupaten Lombok Tengah.
Dies Natalis ke-27 Program Magister Ekonomika Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah.
Dr Nursiah pun didaulat oleh UGM sebagai pembicara inti dalam rangkaian Dies Natalis ke-27 Program Magister Ekonomika Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM.
Dalam kesempatan emas tersebut, Dr Nursiah memaparkan sejumlah data terkini terkait pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah. Materi paparan disampaikan secara detail dan sistematis di antaranya terkait dengan status Lombok Tengah sebagai kawasan unggulan pariwisata. Setidaknya ada 4 hal yang menjadikan Lombok Tengah sebagai kawasan unggulan pariwisata, yakni keberadaan KEK Mandalika, keberadaan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Rinjani Global Geopark, keberadaan desa wisata dan keberadaan sirkuit motocross di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.
Melalui forum yang dihadiri oleh para civitas akademika UGM tersebut, Dr Nursiah juga menyampaikan potensi yang dimiliki Kabupaten Lombok Tengah. Selain pariwisata, Kabupaten Lombok Tengah juga memiliki potensi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, industri kecil menengah (IKM), dan sejumlah hal terkait pengungkit perkembangan pasar properti.
Dalam kesempatan tersebut, Dr Nursiah juga mengajak agar para investor tidak ragu untuk menanamkan modal di Kabupaten Lombok Tengah.
Mantan Sekretaris Daerah Lombok Tengah itu menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sangat terbuka dan akan memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Kabupaten Lombok Tengah. Bahkan informasi terkait dengan proses pengerjaan proyek juga dapat diakses melalui media digital. “Kita sangat terbuka. Teman-teman bisa dengan mudah untuk akses informasi terkait izin maupun proyek-proyek yang bisa ditender melalui website yang telah disiapkan pemerintah kabupaten. Jadi kita pastikan semua berjalan terbuka, cepat dan bersih,” ujar Dr Nursiah. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan