Disnakertrans Lombok Tengah Buka Program Padat Karya Infrastruktur di Tengah Pandemi

LOMBOK TENGAH | Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan padat karya infrastruktur berupa pembukaan jalan Dusun Pemotoh Tengah – Dusun Pemotoh Bat di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.
Jalan baru sepanjang 145 meter dengan lebar 3 meter tersebut dibuat dengan sistem pengerjaan padat karya, dimana pekerjanya adalah warga setempat dengan rentang waktu pengerjaan selama 12 hari yang diupah dan dibiayai dari dana APBD Lombok Tengah tahun 2022 sebesar Rp 98 juta.
Seperti diketahui, program padat karya, untuk pembangunan jalan baru skala jarak pendek, hingga saat ini masih diterapkan di Kabupaten Lombok Tengah.
Menurut Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Lombok Tengah, Lalu Samsul Rijal, program padat karya ini merupakan pemberdayaan warga, di tengah situasi Pandemi Covid-19. Hal ini agar dana yang digunakan juga bisa dinikmati warga, selain wajib untuk ikut bersama membangun jalan baru untuk memperlancar kegiatan sosial ekonomi warga setempat. ” Kegiatan padat karya pembukaan jalan baru menghubungkan Dusun Pemotoh Tengah dengan Pemotoh Bat dengan melibatkan 44 orang warga setempat, ada yang sebagai kepala tukang dan peladen. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian warga di tengah Pandemi, penyerapan tenaga kerja lokal dan membuka lapangan kerja bagi warga setempat,” kata Lalu Samsul Rijal di sela sela mengawasi pengerjaan pembukaan jalan baru melalui program padat karya di Dusun Pemotoh Tengah, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Kamis, (31/3/2022).
Pemberdayaan masyarakat dengan pola ini diharapkan juga dapat memberdayakan potensi sumber daya seperti akses jalan. Dimana Desa Aik Berik ini menjadi salah satu Desa yang memiliki tempat wisata air terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu. ” Kedepan kami berharap program padat karya pembukaan jalan baru ini dilanjutkan melalui APBD Perubahan 2022, sehingga pembukaan jalan baru ini bisa langsung di lapen,” harap Lalu Rijal. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan