DLH Lombok Tengah Berhasil Kumpulkan 8 Dump Truk Sampah di Awang

LOMBOK TENGAH | Pemukiman warga di Dusun Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) kerap menjadi langganan Banjir saat musim penghujan.
Selain karena sistem drainase yang tidak berfungsi maksimal dan Dusun Awang yang terletak di pinggir pantai dan berdekatan langsung dengan Pelabuhan Perikanan Awang, Dusun Awang kerap dilanda Bencana Banjir juga disebabkan oleh Sampah.
Atas dasar itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Tengah bersama warga Dusun Awang pada, Selasa, (18/1/2022) melaksanakan gotong royong membersihkan sampah baik yang ada di pemukiman warga maupun yang ada di sepanjang pesisir pantai Awang termasuk di kawasan Pelabuhan Perikanan Awang. “ Kegiatan yang kami laksanakan bersama warga Gotong Royong, Clean Up pasca Banjir Awang. Dan kehadiran kami untuk membantu warga Awang mengangkat dan pengangkutan sampah pasca Banjir,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Lombok Tengah, Doktor Supardiono, Rabu, (19/1/2022).
Pria yang bergelar doktor ilmu lingkungan itu mengungkapkan, sampah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan gotong royong pasca Banjir Awang tersebut sebanyak 8 Dump Truck. “ Ada 8 dump truck yang bersumber dari Dusun Awang 1 dan Dusun Awang 2. Selanjutnya 8 Dump Truck sampah tersebut diangkut dan dibuang ke TPA (tempat pembuangan akhir) Penggugat,” ungkap Supardiono
Menurut pria yangkab disapa Dion itu, pembersihan sampah pasca Banjir penting dilakukan, demi menjaga kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih. “ Kegiatan gotong royong untuk mengantisipasi agar masyarakat terhindar dari Demam Berdarah pasca Banjir. Untuk itu peran serta dari Dinas / Instansi terkait juga sangat dibutuhkan, misalnya Dinas Kesehatan perlu melakukan fogging di pemukiman warga untuk mencegah DBD, dan Dinas PUPR merencanakan atau memperbaiki drainase yang kondisinya sudah rusak dan tersumbat material tanah dan batu,” pungkasnya. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan