Bupati Lombok Tengah Sambut Eks Penyidik KPK

LOMBOK TENGAH | Sejak dilantik menjadi Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol Djoko Purwanto baru pertama kali mengunjungi Kabupaten Lombok Tengah.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polisi Daerah NTB itu dalam rangka memantau pelaksanaan Vaksinasi serentak seluruh Indonesia dan disambut langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri.
Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada, Jumat, (31/12/2021).
Hadir Wakapolda NTB, Brigjen Pol Ruslan, Camat Pujut, Lalu Sungkul dan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Pujut.
Sebelumnya pada hari Kamis (30/12/2021) kemarin, Vaksinasi serentak juga dilakukan di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah yang dihadiri oleh Wakapolda NTB, Brigjen pol Ruslan dan pejabat Mabes Polri Brigjen Pol Edi Setiawan.
Di Kecamatan Batukliang sendiri terdapat 500 orang yang divaksinasi baik vaksin pertama maupun vaksin kedua.
Sementara di Kecamatan Pujut sendiri target vaksin pada hari itu sebanyak 500 orang.
Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri dalam laporannya ke Kapolda NTB menyampaikan, gerakan serentak vaksinasi terus digalakkan hingga saat ini.
Lalu Pathul menargetkan 100 persen warga tervaksin sebelum pagelaran MotoGP pada 18 – 20 Maret 2022 mendatang di Sirkuit Mandalika Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Oleh karena itu Pemerintah Daerah bersama dengan Polri-TNI bahu membahu turun kelapangan untuk melakukan vaksinasi. “Semua kita gerakkan mulai dari TNI -Polri, pemerintah daerah, Puskesmas, Kepala desa, Kadus hingga RT digerakkan untuk mengajak masyarakat melakukan vaksinasi sehingga dalam waktu 15 hari kita sudah mencapai 70 persen,” ucapnya
Pada kesempatan itu Kapolda, Wakapolda dan Bupati Lombok Tengah menyerahkan paket sembako kepada warga masyarakat miskin dan orang tua jompo.
Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Purwanto memberikan semangat kepada peserta vaksinasi untuk mau divaksin untuk kepentingan sendiri. “Insyaallah sehat, sehat, jangan takut divaksin,” ujarnya.
Irjen Djoko Poerwanto sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.
Irjen Djoko merupakan perwira tinggi lulusan Akpol 1989 yang berpengalaman di bidang reserse. Khususnya kriminal khusus.
Irjen Djoko pernah bertugas sebagai Kapolsek di wilayah Polda Metro.
Kemudian pengalamannya semasa menjadi perwira menengah banyak dihabiskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penyidik.
Lalu, setelah itu Irjen DJoko kembali ke kesatuannya di Polri. Djoko naik pangkat jadi jenderal bintang satu pada 2019.
Selanjutnya Djoko memimpin Direktorat Tipidkor Bareskrim Polri pada 2020. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan