Gerak Cepat Pemkab Lombok Tengah Tangani Banjir, Lalu Pathul Bagikan Paket Sembako

LOMBOK TENGAH | Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan bantuan kepada korban banjir berupa paket sembako. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri di lokasi terdampak banjir di Desa Sukadana dan Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Rabu, (15/12/2021).
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah menyebutkan di Desa Pengembur Kecamatan Pujut sebanyak 84 Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan sembako, sedangkan di Desa Sukadana Kecamatan Pujut sebanyak 70 KK.
Di Desa Sukadana sendiri terdapat beberapa dusun terdampak Banjir diantaranya Dusun Songgong, Dusun Petiwong, Dusun Bajak, Dusun Serupe, Dusun Montong dan Dusun Pogem.
Kepala Desa Sukadana, M. Syukur mengatakan dampak yang ditimbulkan dari banjir tersebut adalah tergerusnya sejumlah ruas jalan akibat air bahkan jalan bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mandalika terputus. Disamping berdampak pada rusaknya infrastruktur jalan, sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan. Karena itu dia berharap agar Pemerintah Daerah segera turun meninjau kondisi dilapangan dan melakukan tindakan perbaikan secepatnya sebab akan mengganggu akses jalan menuju dan keluar dari Sukadana. “Alhamdulillah pak Bupati sudah turun dan tanggap atas musibah yang dialami warganya,” ujar M. Syukur
Sementara itu Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri mengatakan dirinya sudah meminta kepada BPBD untuk mendata jumlah warga terdampak serta dampak yang ditimbulkan oleh banjir tersebut. Pemda sendiri akan segera melakukan perbaikan terhadap beberapa ruas jalan yang tertimbun dan rusak sepanjang itu menjadi kewenangan daerah. “Kalau kerusakan infrastruktur yang bukan kewenangan pemerintah daerah Lombok Tengah maka akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah diatasnya seperti pemerintah provinsi dan pemerintah pusat” jelasnya.
Pihaknya kata Bupati sudah menurunkan alat berat untuk mengatasi kerusakan dan melakukan pengerukan terhadap saluran yang tertimbun tanah dan bebatuan. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan