SHOPPING CART

close

Buaya Resahkan Warga di Kawasan Penyangga KEK The Mandalika

Pantai Areguling Lombok Tengah
Kades Tumpak, Rosadi

LOMBOK TENGAH | Warga di kawasan penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika yakni Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) digemparkan dengan kemunculan tiga ekor Buaya besar yang berkeliaran bebas di Tanjung Gejot Pantai Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. ” Kemarin pagi (Senin,1/11/2021) warga melihat tiga ekor Buaya, besarnya sekitar paha orang dewasa berjemur di pinggir Tanjung Gejot pantai Areguling,” ungkap Kepala Desa (Kades) Tumpak, Rosadi, Selasa, (2/11/2021).

Rosadi menceritakan, keberadaan Buaya pertama kali ditemukan oleh Nelayan di tengah perairan pantai Areguling. Karena takut Nelayan kembali ke darat dan tidak berani melaut. ” Tiga hari yang lalu, Saat sedang menangkap ikan, Nelayan melihat satu ekor Buaya di tengah laut, karena takut Nelayan kembali ke darat dan bercerita kepada warga yang lain ada buaya di tengah laut. Dan besoknya menjelang Magrib saat air laut surut, warga yang sedang mencari Kerang Laut, melihat dua ekor buaya, dan warga langsung lari memberitahu kepada warga lain,” ceritanya

Keberadaan Buaya yang berkeliaran bebas di Pantai Areguling kata Rosadi sangat meresahkan warga, khususnya para Nelayan yang tinggal di Dusun Areguling. ” Warga resah dan takut, dan kami sudah berkoordinasi dengan BKSDA untuk segera menangkap tiga ekor buaya itu dan supaya buaya tidak dibunuh oleh masyarakat. Saya juga telah menghimbau khususnya warga yang tinggal di pesisir Pantai Areguling untuk sementara mengungsi ketempat sanak saudara, dan informasi dari Pak Sekdes, BKSDA akan turun hari ini ke Pantai Areguling,”ujarnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Buaya Resahkan Warga di Kawasan Penyangga KEK The Mandalika

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

November 2021
M S S R K J S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

STATISTIK