SHOPPING CART

close

Tiket WSBK 2021 Mulai Dijual, Puluhan KK Masih Tinggal di Dalam Sirkuit Mandalika

Sirkuit Mandalika KEK The Mandalika Lombok Tengah NTB
Kepala Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Abdul Muthalib

LOMBOK TENGAH | Puluhan Kepala Keluarga (KK) di dua Dusun yang ada di dalam lintasan Sirkuit Pertamina Mandalika yakni Dusun Ebunut dan Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih tinggal dan menetap di rumah yang dibangun diatas tanah mereka masing – masing.

Puluhan KK tersebut belum mau meninggalkan kampung halaman mereka, meskipun event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada tanggal 19 – 21 November mendatang, karena sampai dengan saat ini belum ada kejelasan kapan tanah milik mereka dibebaskan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) / Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. “ Kami masih menunggu kapan tanah kami dibayar. Kami tidak akan meninggalkan rumah dan tanah kami sebelum ada kejelasan kapan dibayar dan kejelasan status tanah termasuk kejelasan harga tanah kami,” ucap Kepala Dusun (Kadus) Ujung Lauk, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Abdul Muthalib, Sabtu, (23/10/2021). 

Wakil Ketua I Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM) itu mengungkapkan, sekitar 22 KK di Dusun Ujung Lauk melaksanakan aktivitas sehari hari dengan normal, meskipun masih merasa kesulitan akses keluar masuk menuju dan keluar dari  wilayah Dusun Ujung Lauk, akibat dampak dari pembangunan Sirkuit Mandalika. “ 22 KK di Dusun Ujung Lauk beraktivitas seperti biasa, meskipun kami harus muter – muter dulu baru bisa keluar masuk ke dalam kampung halaman kami. Dan kami sangat berharap bisa menikmati janji – janji manis Pemerintah, kami khawatir pemerintah tidak memenuhi janjinya setelah Sirkuit selesai dibangun, karena informasi yang kami dengar, tidak diperbolehkan menonton WSBK dari atas bukit, lalu bagaimana dengan nasib kami yang masih tinggal di dalam Lintasan Sirkuit Mandalika. Apakah kami akan diam di dalam rumah selama tiga hari saat WSBK berlangsung, atau bagaimana,” tannya Abdul Muthalib

Abdul Muthalib menegaskan, Masyarakat sangat mendukung event WSBK Indonesia 2021 dan pembangunan yang ada di KEK The Mandalika. “ Kami sangat mendukung, dan kami akan ikut serta mensukseskan pelaksanaan WSBK, tapi kami mohon perhatikan juga nasib kami, karena kami mempertahankan hak kami, bukan kami yang merampas dan mengklaim hak ITDC,” tegasnya

“Kami tidak bisa meninggalkan harta benda kami, sebelum tanah kami dibebaskan, dan sampai saat ini belum ada kejelasan kapan tanah kami dibebaskan,” sambung Kadus Ebunut, Rahmat Panye

Selama event WSBK pada tanggal 19 – 21 November mendatang, akses jalan keluar masuk warga Dusun Ebunut yakni tunnel I dan Tunnel II tidak boleh ditutup oleh pihak manapun. “ Itu (Tunnel) akses jalan keluar masuk menuju tempat tinggal kami, tidak boleh ditutup oleh pihak manapun, karena hak – hak kami belum diselesaikan. Ada 46 KK yang ada di dalam Sirkuit dan 22 KK yang ada di pinggir pantai (luar sirkuit) dan kalau mau ke Pantai kami melalui Tunnel II,” tegas Panye

Panye meminta kepada ITDC dan pemerintah untuk mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan tanah warga. “ ITDC BUMN besar masak endak punya uang, kami sangat bangga dan senang punya sirkuit Internasional, tapi mohon selesaikan tanah kami,” pintanya

Sementara itu, salah seorang warga pemilik tanah, Damar warga Dusun Ebunut berharap kepada ITDC dan pemerintah untuk segera membebaskan tanah miliknya dan milik warga Dusun Ebunut dan Dusun Ujung Lauk sebelum pergelaran WSBK Indonesia 2021. “Harapannya supaya kalau bisa lahan kami diselesaikan dulu biar sama – sama jalan,  karena kalau lahan belum selesai menjelang WSBK takutnya ada masalah di dalam lintasan Sirkuit,” ujarnya.

Sebelumnya, melalui press release tertulis PT ITDC, 23 Oktober 2021 menyampaikan, PT ITDC, BUMN Pengelola KEK The Mandalika bersama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, pada Sabtu, (23/10/2021) resmi memulai penjualan 25.000 tiket menonton event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada 19-21 November mendatang. 

Penjualan tiket untuk menonton WSBK ini dibuka secara serentak pada pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA pada lima platform digital travel antara lain website Xplorindonesia (Xplorin.id), tiketapasaja.com, tiketmu.id, Dyandratiket.com, dan tiket.com. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Tiket WSBK 2021 Mulai Dijual, Puluhan KK Masih Tinggal di Dalam Sirkuit Mandalika

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Oktober 2021
M S S R K J S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

STATISTIK