SHOPPING CART

close

PT TADJI Akan Laporkan Ketua BPPD Lombok Tengah Atas Dugaan Penipuan, Korupsi dan TTPU

PT TADJI
Direktur PT TADJI Cabang NTB, H. Ryan Zaky

LOMBOK TENGAH | PT Tahta Djaga Internasional (TADJI) akan melaporkan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ida Wahyuni atas dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TTPU) ke aparat penegak hukum (APH).
Demikian ditegaskan Direktur PT. TADJI Cabang NTB, H. Ryan Zaky saat menggelar jumpa pers disalah satu rumah makan di Kota Praya, Lombok Tengah, Jumat siang, (30/7/2021).
Dihadapan sejumlah wartawan, Zaky mengungkap kerugian perusahaannya yang mencapai Rp. 11 miliar lebih akibat dugaan penipuan, korupsi dan TTPU yang diduga dilakukan oleh Ketua BPPD Lombok Tengah, Ida Wahyuni.
Zaky juga mengungkapkan, ada 3 jenis item MoU yang diduga jadi modus Ketua BPPD Lombok Tengah yakni pelaksanaan sebuah event  pameran desa wisata, pembangunan Home Stay dan pengadaan alat-alat kesehatan. “Ada 3 item pekerjaan yang telah kami tanda tangani dengan BPPD Lombok Tengah, seharusnya seluruh kerugian akibat MoU itu menjadi tanggungjawab Ketua BPPD. Dan dalam kontrak kami berkontrak dengan BPPD Lombok Tengah,” sebutnya
Dari proses kerjasama dan kontrak kerja yang dilakukan dengan BPPD Lombok Tengah, PT TADJI menduga terjadi tindak pidana yakni, penipuan, penggelapan, korupsi dan TTPI. ” Semua sedang kami pelajari dan sedang kami kumpulkan bukti – bukti, InsyaAllah minggu depan akan kami laporkan ke APH atas dugaan Korupsi, penipuan, penggelapan dan TTPU,” tegas Zaky
.” Untuk item pengerjaan Home Stay  kami dapat di 9 Desa di Lombok Tengah, dengan jumlah 75 unit, salah satunya ada di Desa  Mekar Sari, dan sebagian sudah kami kerjakan. Tapi tidak ada pembayaran, dan mulai berkontrak sekitar bulan Agustus 2020,” sambung Zaky
Zaky mengaku dirinya pernah dipertemukan dengan Bupati Lombok Tengah waktu itu, H. Moh Suhaili FT, SH oleh Ketua BPPD Lombok Tengah, Ida Wahyuni terkait dengan sejumlah pekerjaan yang berkontrak dengan BPPD Lombok Tengah. ” Jadi bukan hannya menjual nama Bupati saja, tetapi saya juga beberapa kali dipertemukan dengan Bupati,” ucapnya
Saat ini PT TADJI juga tengah fokus terhadap laporan dugaan penipuan yang telah dilaporkan ke Polres Lombok Tengah yang dialamatkan kepada Ketua BPPD Lombok Tengah terhadap salah satu item pekerjaan yakni untuk biaya pameran desa wisata dengan kerugian sekitar Rp. 450 juta. ” Untuk dugaan penipuan event (Pameran Desa Wisata) tetap kami lanjutkan,” ujar Zaky
Dihubungi suaralomboknews.com via WhatsApp (WA), Jumat, (30/7/2021), Ketua BPPD Lombok Tengah, Ida Wahyuni membantah semua tuduhan yang dilontarkan oleh Direktur PT TADJI Cabang NTB. “Korupsi apa ??. Silahkan aja .. itu akan dipertanggungjawabkan kerugiannya .. Memangnya dari mana segi korupsi dan pencucian uangnya ???. Saya gak pernah tau dia kerja .. dia disuruh sama orangnya dia namanya heri dan rahma. Itu aja bayar material masih ngutang katanya di masyarakat. Mereka jalan2 sendiri tanpa sepengetahuan,” bantahnya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “PT TADJI Akan Laporkan Ketua BPPD Lombok Tengah Atas Dugaan Penipuan, Korupsi dan TTPU

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

STATISTIK