Gugus Tugas Covid-19 Ingatkan Masyarakat Lombok Tengah Corona Penyakit Berbahaya

Gugus Tugas Covid-19 Ingatkan Masyarakat Lombok Tengah Corona Penyakit Berbahaya
Info Covid - 19 Kabupaten Lombok Tengah, Selasa, (28/07/2020).

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Melalui Press Release tertulis, Selasa, 28 Juli 2020, Sekretaris Daerah (Sekda) Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Lombok Tengah, Dr. H. Nursiah, S.Sos., M.Si mengingatkan masyarakat Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) bahwa Covid-19 atau Virus Corona adalah penyakit yang berbahaya.
Kasus-kasus kematian yang disebabkan oleh Covid-19, kata Dr. H. Nursiah, tidak hanya disertai oleh penyakit komorbid, sehingga semua masyarakat perlu senantiasa waspada dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.
Dr. H. Nursiah juga menyampaikan, bahwa hingga hari ini (Selasa, 28/07) kondisi rumah sakit rujukan dan rumah sakit second line untuk penanganan Covid-19 sudah penuh. Bahkan Ruang Intensif di Rumah Sakit Provinsi NTB juga telah penuh.”Oleh karenanya,dihimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial. Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain disekitar kita, sehingga hal terpenting bagi kita untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,”pesan Dr. H. Nursiah
Dalam Press Release tertulis, Dr. H. Nursiah juga mengumumkam bahwa pada hari Selasa, 28 Juli 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 402 sampel dengan hasil 303 sampel negatif, 59 sampel positif ulangan, dan 40 sampel kasus baru positif Covid-19.
Dari data tersebut, sebanyak 6 (enam) kasus positif baru asal Lombok Tengah, yaitu:
1. Pasien nomor 1948, an. Ny. NRU, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Lombok Tengah.
2. Pasien nomor 1949, an. Tn. RB, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Durian, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Lombok Tengah.
3. Pasien nomor 1950, an. Ny. SW, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Mujur,
Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan
perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Mujur.
4. Pasien nomor 1951, an. Ny. R, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Desa Prapen,
Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Lombok Tengah.
5. Pasien nomor 1955, an. An. ZNF, perempuan, usia 4 bulan, penduduk Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
6. Pasien nomor 1956, an. Tn. M, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
Dan pada hari Selasa, 28 Juli 2020 terdapat penambahan 1 (satu) orang yang sembuh dari Covid-19 asal  Lombok Tengah setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :
1. Pasien nomor 1740, an. Tn. R, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.
Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, lanjut Dr. H. Nursiah, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.
Dr. H. Nursiah juga menyampaikan, terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, beribadah di rumah, senantiasa memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Ingat bahwa terjadinya kasus covid-19, karena masih rendahnya disiplin warga masyarakat dalam mematuhi anjuran tersebut. Oleh karena itu dihimbau utk terus meningkatkan disiplin.
Pemerintah juga kata Dr. H. Nursiah, memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit. [slNews – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan