Danrem 162/WB Berikan Training Kepemimpian Bagi Nindya Praja IPDN Kampus NTB

Danrem 162/WB Berikan Training Kepemimpian Bagi Nindya Praja IPDN Kampus NTB

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Ratusan Nindya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)  Kampus NTB mengikuti kegiatan Training Kepemimpinan  tentang Wawasan Kebangsaan, di Aula IPDN Kampus NTB di Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Sabtu (21/10) lalu.
Materi tentang Wawasan Kebangsaan itu disampaikan langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel (Inf) Farid Makruf MA.” Materi tentang wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk menggugah rasa kebangsaan dan rasa nasionalisme mereka agar bangkit dan semangat lagi, dalam menghadapi Era Globalisasi saat Ini ” kata Danrem  162/WB Kolonel (Inf) Farid Makruf MA
Dengan begitu kata Kolonel (Inf) Farid Makruf MA, Praja IPDN Kampus NTB yang merupakan harapan bangsa Indonesia ini, siap menghadapi segala tantangan dan ancaman negara Indonesia ke depannya, dan siap untuk menghadapi Era Globalisasi saat ini.”Sehingga negara Indonesia tidak mudah dijajah dan terpecah belah oleh negara lain,” tuturnya.
Menurut Kolonel (Inf) Farid Makruf MA berbagai ancaman yang akan dihadapi negara Indonesia ke depan, antara lain, terorisme, narkoba, ekonomi, dan negara tetangga.”
“Kita sampaikan berbagai ancaman ini, supaya adik-adik kita tahu bahwa negara Indonesia akan menghadapi ancaman seperti ini. Sehingga mereka bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut,” ucapnya.
Kolonel (Inf) Farid Makruf MA berharap dengan mengikuti Training Kepemimpinan dengan Materi Wawasan Kebangsaan, Praja IPDN memiliki kemampuan, setelah lulus menuntut Ilmu di IPDN Kampus NTB.” Ketika kalian lulus harus punya satu kemampuan dan itu jadi modal kalian seperti saya ini. Saya hanya punya modal bisa berbahasa inggris saja , saya bisa S2 di Inggris,” ceritanya.

Dalam kesempatan tersebut Kolonel (Inf) Farid Makruf MA juga memaparkan panjang lebar tentang dampak positif dan negatif  penggunaan Internet,  Sosial Media (Sosmed), dan perkembangan Teknologi yang berimbas pada munculnya Terorisme, bahkan berimbas pada hubungan antar Negara, termasuk memaparkan Kelangkaan Pangan yang menjadi komplik antar Negara.”  Perkembangan yang saat ini terjadi dengan kemajuan teknologi dimana penggunaan internet dan Sosmed.  Perkembangan teknologi ini muncul adanya aksi teroris dan perkembangan ISIS,  dibelahan bumi dan ini berimbas pada hubungan antar negara.  Kelangkaan pangan ini yang menjadi konflik antar Negara,” paparnya.

Terutama dalam bentuk energi. Karena energi fosil inikan akan habis diperkirakan pada tahun 2043. Jika energi fosil ini habis, maka akan diganti dengan energi hayati. “Sementara energi hayati siapa yang punya? Yaitu Indonesia,” tutur Kolonel (Inf) Farid Makruf MA.
Negara dunia yang dulunya bergantung dari energi fosil, karena sudah tidak ada lagi maka mereka akan menyerang Indonesia. “Nah ini yang harus disiapkan oleh generasi-generasi penerus kita ini,” ujar Kolonel (Inf) Farid Makruf MA.

Selain diikuti 135 Nindya Praja IPDN Kampus NTB, kegiatan Training Kepemimpinan oleh Danrem 162/WB itu juga dihadiri, Pembantu Rektor IPDN Kampus NTB HL. Murdani, Pengasuh Praja IPDN Kampus NTB dan jajaran Korem 162/WB. (slNews.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan