Dinas Perikanan Bantah Kapal Bantuan KKP RI Mangrak

Dinas Perikanan Bantah Kapal Bantuan KKP RI  Mangrak

Inilah Kapal berbobot 40 GT bantuan dari KKP RI Tahun 2012 lalu kepada Kelompok Nelayan Tiga Sekawan yang mangrak di Pesisir Pantai Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Loteng”

Lombok Tengah, SuaraLombokNews.com, – Kapal penangkap ikan berbobot 40 Gross Ton (GT) bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Tahun 2012 lalu kepada Kelompok Nelayan Tiga Sewakan, kondisinya saat ini mangrak dan tidak bisa dioperasikan.

Pantauan  SuaraLombokNews.com  beberapa waktu lalu, Kapal dengan bobot 40 GT itu, terlihat seperti Kapal Tak bertuan dan tidak terurus.

Sampai dengan saat ini Kapal Bantuan dari KKP RI  itu masih berada di  Pesisir Pantai Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah.

Menurut warga setempat, Kapal Nelayan itu sudah lama terlihat tidak beroperasi, dan warga juga tidak mengetahui secara pasti alasan  Kapal Nelayan Bantuan dari KKP RI tersebut tidak dioperasikan.”Pastinya kapan saya tidak tahu, tetapi sudah lumayan lama Kapal itu berada di Darat. Saya juga tidak tahu kenapa Kapal itu tidak dioperasikan dan kenapa Kapal itu berada di daratan,” terang Alus warga Desa Kuta kecamatan Pujut Lombok Tengah, Kamis, (26/1/2017).

Terpisah, Nedi Staf pada  Dinas Perikanan Lombok Tengah , membantah Kapal berbobot 40 GT bantuan dari KKP RI Tahun 2012  itu mangrak.

Menurut Nedi, Kapal Bantuan kepada kelompok Nelayan Tiga Sewakan itu tidak dioperasikan sementara waktu karena mengalami kerusakan pada bagian Lambung Kapal.” Kapal itu tidak beroperasi untuk sementara waktu karena mengalami kebocoran pada bagian Lambung Kapal,” ucapnya.

Karena rusak  kata Nedi, Kapal Nelayan bantuan dari KKP RI  itu ditarik ke  Darat untuk diperbaiki atau di service.” Harus ditarik ke Darat, untuk diperbaiki,” katanya.

Saat ini ungkap Nedi, proses perbaikan lambung Kapal bantuan dari KKP RI itu telah selesai dikerjakan.” Sudah selesai di perbaiki, tinggal menunggu air laut naik, baru di tarik ke perairan,” ungkapnya.

Nedi menjelaskan, Kapal berbobot 40 GT bantuan dari KKP RI itu mampu menjelajah lautan lepas hingga 60 mil.

Selain tangguh di laut, Kapal Nelayan itu juga mempu mengangkut hasil tangkapan ikan hingga 10 ton lebih.” Jarak tempuhnya bisa mencapai 60 Mil lebih, dengan daya angkut 10 ton lebih,” jelasnya.

Kapal berbobot 40 GT itu lanjut Nedi, dikelola Nelayan yang tergabung dalam Kelompok Tiga Sekawan.

Untuk itu pihaknya berharap kepada para nelayan menjaga dan merawat Kapal Bantuan tersebut.” Pemanfaatannya diserahkan sepenuhnya kepada Kelompok, untuk itu kami mohon Kapal itu dijaga dan dirawat dengan baik,” ujar Nedi. (slnews – rul)

No Responses

Tinggalkan Balasan