Hari Pertama Reses DPRD NTB, Dewan Azhar Keliling dan Serap Aspirasi Masyarakat Praya Barat Daya Lombok Tengah

SUARALOMBOKNEWS | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB), Azhar, S.Pdi melakukan kunjungan kerja dalam rangka Reses masa persidangan tahun ini di Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu, (6/6/2026).
Desa Serage merupakan salah satu Desa di wilayah Kecamatan Praya Barat Daya yang tengah mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.
Kehadiran wakil rakyat tersebut disambut antusias oleh warga yang berharap adanya solusi konkrit terhadap masalah kekeringan yang rutin melanda wilayah mereka dan terkait dengan persoalan akses jalan lingkungan yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di aula SMA Islam Yayasan Al-Madaniah Attohiriyah Dusun Mapasan Desa Serage Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, fokus utama pembahasan adalah sulitnya akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk lahan pertanian dan perbaikan jalan lingkungan maupun jalan usaha tani yang ada di wilayah Desa Serage.
Kegiatan Reses dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Serage beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Serage, termasuk Badan Keamanan Desa (BKD) dan tokoh masyarakat.
Dihadapan Mantan Kepala Desa (Kades) Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah tiga periode, Perwakilan masyarakat Desa Serage menyampaikan bahwa sumur-sumur warga mulai mengering, sehingga mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air tangki atau berjalan jauh ke sumber mata air yang tersisa. Untuk itu, warga meminta ada pembangunan sumur bor di wilayah Desa Serage.“Kami datang kesini untuk mendengar langsung apa yang menjadi prioritas warga. Masalah kekeringan ini bukan hal sepele, ini menyangkut kebutuhan dasar hidup. Begitu juga dengan akses jalan lingkungan harus diperhatikan untuk kelancaran aktivitas masyarakat di Desa,” ucap Azhar, Anggota DPRD NTB dari Fraksi Demokrat, Dapil Lombok Tengah 8 di sela-sela kegiatannya.
Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM DPRD NTB itu menjanjikan akan membawa aspirasi ini ke dalam rapat paripurna dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta dinas terkait agar bantuan seperti distribusi air bersih darurat dan pembangunan infrastruktur jangka panjang dapat segera direalisasikan.“Semua usulan warga kami catat. Kami akan kawal agar masuk dalam skema penganggaran pembangunan daerah di tahun mendatang,” ujar Azhar.
Selain di Desa Serage, di hari pertama Reses 2026, Azhar juga melaksanakan Reses di sejumlah Desa di Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, yakni di Desa Pelambek, Teduh dan Desa Kabul. [SLNews – rul]

Tinggalkan Balasan