SHOPPING CART

close

Jalan Kabupaten Lombok Tengah Berubah Jadi Hutan Belantara, Dewan dan Warga Akan Hadang Jaksa Agung

Ruas Jalan Kabupaten Lombok Tengah
Salah seorang pengendara sepeda motor dan warga saat melintas di ruas jalan Kabupaten Lombok Tengah Keling – Batu Jangkih yang kondisinya sempit akibat sisi kiri – kanan jalan tertutup tumbuhan dan ranting pohon, Sabtu, (5/2/2022).

LOMBOK TENGAH | Kondisi jalan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) di kawasan Pariwisata yang juga menghubungkan wilayah Kecamatan Praya Barat dengan Kecamatan Praya Barat Daya yakni ruas jalan Keling – Batu Jangkih sangat memprihatinkan.

Selain penuh lubang dan tanpa lampu penerangan jalan umum (PJU), badan jalan Keling – Batu Jangkih juga nyaris habis tertutup oleh berbagai jenis tumbuhan dan ranting pohon.

Pengendara roda empat maupun roda dua baik itu di siang hari maupun pada malam hari harus ekstra hati – hati saat melintas di ruas jalan Keling – Batu Jangkih. “ Ini (ruas jalan Keling – Batu Jangkih) sudah bukan jalan raya lagi, tapi sudah berubah menjadi Hutan Belantara, karena tidak pernah diurus dan diperhatikan,” ucap Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi PPP yang juga merupakan warga Dusun Jabon, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Lalu Nursai, Sabtu, (5/2/2022).

Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah itu mengungkapkan, sering terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Keling – Batu Jangkih, akibat dari badan jalan yang menyempit karena bahu jalan ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan dan ranting pohon, jalan berlumbang dan karena tidak ada lampu PJU. “ Kalau melintas siang, seperti menelusuri hutan belantara, pada malam hari gelap gulita, akibatnya sering terjadi kecelakaan,” ungkap Lalu Nursai

Semestinya kata Lalu Nursai, Pemkab Lombok Tengah serius memperhatikan kondisi ruas jalan Keling – Batu Jangkih, mengingat ruas jalan tersebut berada di dalam kawasan Pariwisata yang setiap hari ramai dilintasi oleh wisatawan dalam maupun luar negeri. “ Banyak Hotel dan Villa di sepanjang ruas jalan Keling – Batu Jangkih yang ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan Pak Jaksa Agung akan menginap di Villa Selong Selo saat event MotoGP bulan ini. Nanti saya bersama warga akan menghadang pak Jaksa Agung saat akan ke Selong Selo, biar turun dari kendaraan dan melihat langsung beginilah kondisi infrastruktur yang tidak pernah diperhatikan oleh Kabupaten,” ancamnya

Lalu Nursai meminta kepada Pemkab Lombok Tengah untuk segera membersihkan sisi kiri – kanan ruas jalan Keling – Batu Jangkih sebelum event MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Mandalika, KEK The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada 18 – 20 Maret 2022. “ Apa iya masyarakat yang harus membersihkan sisi kiri kanan jalan sepanjang ruas jalan Keling – Batu Jangkih. Untuk itu kami meminta kepada Dinas PUPR Lombok Tengah untuk membersihkan dan menata ruas jalan Keling – Batu Jangkih sebelum event MotoGP, sehingga aman dan Nyaman dilintasi,” pintanya

Sementara itu, kepada suaralomboknews.com via Handphone, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lombok Tengah, Zulkarnain berjanji akan segera menangani ruas jalan Keling – Batu Jangkih. “ Secepatnya kita tangani, saya akan berkoordinasi dengan Pak Kadis dan nanti pembersihan sisi kiri – kanan jalan dengan Grader,” janjinya. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “Jalan Kabupaten Lombok Tengah Berubah Jadi Hutan Belantara, Dewan dan Warga Akan Hadang Jaksa Agung

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Maret 2022
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

STATISTIK