SHOPPING CART

close

WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika Hasilkan 24 Ton Sampah

Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah, Dr. Supardiono (kanan) saat berkoordinasi terkait dengan penanganan Sampah di KEK The Mandalika dengan Divisi Persampahan PT ITDC di Kantor PT ITDC Komplek Masjid Nurul Bilad, KEK The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Selasa, (18/1/2022).

LOMBOK TENGAH | Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( Kadis LH) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Supardiono mengungkapkan, event Asia Talent Cup (IATC) dan World Supersport (WSSP) yang digelar selama tiga hari dari tanggal 19 – 21 November 2021 lalu di Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah menghasilkan 24 ton Sampah. “ Saat WSBK 2021, sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pengolahan Akhir) Pengengat yang  bersumber dari Sirkuit Mandalika, KEK The Mandalika sebanyak 24 ton Sampah. Dan penanganan sampah itu di pihak ketigakan oleh PT ITDC,” ungkap Supardiono usai berkoordinasi terkait penanganan sampah di KEK The Mandalika dan saat event MotoGP pada tanggal 18 – 20 Maret 2022 mendatang dengan Divisi Persampahan PT ITDC di Kantor ITDC, Komplek Masjid Nurul Bilad, KEK The Mandalika, Selasa, (18/01/2022).

Pria yang akrab disapa Doktor Dion itu menjelaskan, penanganan sampah di KEK The Mandalika termasuk di Sirkuit Mandalika sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan kewenangan PT ITDC selaku pengelola KEK The Mandalika. “ Katanya sudah ada SOP terkait dengan penanganan sampah. Dan yang ditangani oleh ITDC mulai dari Bundaran Triputri sampai dengan bundaran Songgong, dan di sepanjang kawasan pantai yang masuk kedalam KEK The Mandaika, mulai dari Pantai Kuta sampai dengan kawasan Pantai Seger dan An,” jelasnya

Meskipun demikian kata Dion, Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah menyarankan kepada PT ITDC untuk melibatkan masyarakat sekitar KEK The Mandalika dalam penanganan dan pengelolaan sampah, sehingga kedepan tidak menjadi persoalan yang berkepanjangan. “ Saran kami, ITDC melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan penanganan sampah, sehingga persoalan sampah tidak menjadi bola liar. Dan Pemkab Lombok Tengah siap kapan saja memberikan bantuan Armada Sampah, terlebih lagi informasi dari Divisi Persampahan ITDC, masih kekurangan personil dan Armada Sampah, sehingga mereka (ITDC) belum maksimal melakukan penanganan dan pengelolaan sampah,” katanya

Doktor Ilmu Lingkungan itu juga menyebutkan, sampai dengan saat ini PT ITDC tidak memilah sampah Organik dan Non Organik sebelum dibuang ke TPA Pengengat. Untuk itu, pihaknya meminta kepada PT ITDC untuk membangun TPS ( tempat pengolahan sementara) Sampah. “ Selama ini ITDC tidak memilah sampah sebelum dibuang ke TPA Pengengat. Untuk itu, kami sarankan kepada PT ITDC  untuk membangun TPS Tiga R (Reduce, Reuse, Recycle), sehingga yang dibuang ke TPA murni Reduce atau sampah,” saran Dion

Dalam waktu dekat, lanjut pria asal Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat itu, akan kembali berkoordinasi dengan PT ITDC terkait dengan penanganan dan pengelolaan sampah pra dan pasca event MotoGP 2022 termasuk terkait dengan Retribusi Sampah. “ Sampah terlihat kecil dan banyak masyarakat yang menyepelekan sampah, tapi jika tidak ditangani dan dikelola dengan serius, dampaknya sangat besar. Dan kami akan koordinasi kembali dengan PT ITDC terkait dengan penanganan,  pengelolaan dan Retribusi Sampah sebelum dan setelah MotoGP sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Lombok Tengah tentang Pengelolaan dan Retribusi Sampah,” ujar Dion. [slnews – rul]

Tags:

0 thoughts on “WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika Hasilkan 24 Ton Sampah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Januari 2022
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

STATISTIK