Dengar Rintihan Suparman, TAC Turun Tangan

LOMBOK TENGAH | Yayasan Tulus Angen Indonesia / Tulus Angen Community (YTAI / TAC) turun langsung menemui Suparman yang tinggal di gubuk berbahan kayu, bambu, beratapkan ilalang dan dinding karung bekas di lahan kosong milik warga di Dusun Pemoles, Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, (21/12/2021).
Yayasan dengan moto “Nyalah Menurut Ite, Berharga Bagi Niye” atau dalam bahasa Indonesia “Sedikit Bagi Kita Berharga Bagi Mereka” turun menemui Suparman yang merupakan seorang Penyandang Disabilitas ( Lumpuh ) setelah mendengar informasi dari Relawan TAC yang mengetahui ada seorang Penyandang Disabilitas (Lumpuh) di Dusun Pemoles yang tinggal di sebuah Gubuk yang tidak layak huni. ” Kami turun menemui Suparman yang merupakan seorang Penyandang Disabilitas (Lumpuh), yang tinggal seorang diri di gubuk berbahan Kayu, Bambu dan Ilalang di lahan kosong milik warga di Dusun Pemoles Desa Batu Jangkih setelah menerima informasi dari Relawan TAC,” kata Dewan Penasehat TAC, Lalu Ahmad Fatoni, Selasa, (21/12/2021).
Pria yang akrab disapa Bang Toni itu menceritakan, Suparman mengalami kelumpuhan akibat terjatuh dari pohon kelapa saat merantau di ke Sulawesi Selatan. Setelah lumpuh, Suparman diceraikan oleh Istrinya dan pulang ke Kampung halamannya di Dusun Pemoles, Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. ” Dia (Suparman) adalah seorang Penyandang Disabilitas ( Lumpuh ) akibat terjatuh dari pohon kelapa 1 tahun yang lalu di Sulawesi Selatan. Karena mengalami kelumpuhan Sang Istri di Sulawesi menceraikannya sehingga beliau harus pulang kembali ke Lombok,” ceritanya
Sesampainya di kampung halaman, Suparman tidak bisa tinggal satu rumah dengan orang tua kandungnya, karena orang tua kandungnya mengalami gangguan jiwa. “Suparman tidak nyaman tinggal bersama orang tuanya, dan juga kondisi rumah orang tuanya tidak layak huni. Akhirnya warga yang diKomandoi oleh Ketua BKD Batu Jangkih bergotong royong untuk membangun gubuk seadanya di sebuah ladang milik warga yang beratapkan rumput kering dan berdindingkan karung bekas,” ungkap Bajang Toni
Setibanya di Gubuk Suparman, TAC menyerahkan bantuan berupa Paket Sembako dan Uang Tunai. ” Selain paket Sembako dan uang tunai seadanya, Tulus Angen Community akan bekerjasama dengan seluruh warga Pemoles untuk membangunkan rumah Sangat Sederhana untuk saudara kita ini. Untuk itu, kami mengharapkan partisipasi kita semua untuk meringankan beban saudara kita Suparman untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. Untuk anda yang ingin membantu bisa melalui Nomor Rekening 0030204878274 Bank NTB / Syariah a/n Tulus Angen Indonesia. Konfirm WhatsApp 081918123200,” ujar Bajang Toni. [slnews – rul]

Tinggalkan Balasan