Warga Tiwu Asem Nyaris Tak Bisa Bayar Bakso Karena Uang Yang Ditarik Tunai di ATM Mandiri Renteng Lombok Tengah Diduga Palsu

SUARALOMBOKNEWS | Sungguh sial nasib yang dialami salah seorang Nasabah Bank Mandiri, Kasmiati, warga Lingkungan Tiwu Asem, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pada hari Sabtu, (26/6/2025) siang, Kasmiati mengajak salah seorang temannya pergi membeli Bakso di perempatan sebelah utara Masjid Agung Lombok Tengah di Kota Praya. Namun, sebelum sampai di Warung Bakso, Kasmiati berhenti di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri Cabang Renteng, Praya, Lombok Tengah dan menarik tunai selembar uang Rp. 100 ribu yang tersisa di Saldo Rekening Bank Mandiri.
Selanjutnya, Kasmiati bersama temannya langsung menuju ke warung Bakso dan memesan dua mangkok Bakso.
Setelah kenyang menyantap Bakso, sembari mengeluarkan selembar uang Rp. 100 ribu yang ditarik tunai di ATM Bank Mandiri Renteng itu, Kasmiati pun langsung menuju meja Kasir untuk membayar dua Mangkok Bakso dan memberikan selembar uang Rp. 100 ribu tersebut kepada Kasir Warung Bakso.
Karena kondisi uang pecahan Rp. 100 ribu milik Kasmiati yang tarik tunai di ATM Bank Mandiri Renteng, lusuh dan banyak kerutan, Kasir Warung Bakso pun memeriksa dengan teliti uang milik Kasmiati secara teliti. Dan Kasmiati kaget dan tidak bisa menyembunyikan rasa malunya, setelah Kasir Warung Bakso mengembalikan uang Rp. 100 ribu miliknya, karena diduga Palsu.
Karena tidak punya uang dan hanya punya uang Rp. 100 ribu yang ditarik tunai dari ATM Bank Mandiri Renteng yang diduga Palsu itu, Kasmiati pun menelpon Kakaknya untuk meminta dipinjamkan uang untuk membayar dua Mangkok Bakso.” Uang ini saya tarik tunai di ATM Mandiri Renteng dan hanya itu Saldo di Rekening saya. Dan saat saat mau bayar Bakso, uang itu ditolak oleh Kasir karena diduga Palsu. Kondisi uang pecahan Rp. 100 ribu saat keluar dari mesin ATM, kusut dan banyak kerutan. Untung ada kakak saya yang pinjamkan uang untuk bayar dua mangkok Bakso,”keluh Kasmiati, Sabtu, (26/7/2025).
Kasmiati mengaku malu saat Kasir Warung Bakso mengembalikan uangnya karena diduga Palsu, terlebih lagi saat itu warung Bakso sedang Ramai pembeli.” Malu, padahal uang itu saya tarik tunai di ATM Bank Mandiri. Dan bisa saja saya tukar uang itu ke pihak Bank Mandiri untuk diganti, tapi yang jadi persoalan kok bisa ada uang yang diduga Palsu di ATM Bank Mandiri. Untuk itu, saya selaku Nasabah meminta kepada pihak Bank Mandiri untuk lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada Nasabah,” keluhnya.
Sementara itu, dihubungi suaralomboknews.com melalui pesan WhatsApp (WA), Sabtu, (26/7/2025), GA Officer Bank Mandiri Mataram, Wisnu meminta kepada Nasabah Bank Mandiri untuk menyampaikan laporan kepada CS Bank Mandiri Cabang Renteng Praya, selanjutnya diteruskan kepada Vendor ATM untuk dilakukan penggantian.” Nanti bisa nasabah melakukan pelaporan ke CS cabang Renteng Praya agar bisa diteruskan ke Vendor ATM untuk penggantian,”pintanya
Ditanya terkait dengan yang dipersoalkan Nasabah bukan terkait dengan penukaran uang yang diduga Palsu tersebut, melainkan uang yang diduga Palsu yang ditarik tunai di ATM Bank Mandiri Renteng yang ditolak oleh Kasir Warung Bakso dan terkait dengan sikap pihak Bank Mandiri terkait dengan uang diduga Palsu yang ditarik tunai Nasabah di ATM Mandiri Renteng, Wisnu berjanji akan meneruskan persoalan yang dialami Nasabah tersebut ke bagian ATM untuk dilakukan pemeriksaan atau kroscek.” Laporan tersebut saya teruskan ke bagian ATM untuk dilakukan kroscek dulu Pak untuk uang palsu. Karna sebelum masuk ATM sudah ada checking dari bagian ATM, sebelum uang dimasukan ke ATM Pak,” ujarnya. [SLNews – rul].

Tinggalkan Balasan