Jaga Investasi dan Majukan Pariwisata, Dewan Minta Polisi Tindak Tegas Premanisme Lombok Tengah

SUARALOMBOKNEWS | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), meminta TNI-Polri dan instansi terkait yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penanganan Ormas / Premanisme Penanggu Investasi dan Keamanan dan Ketertiban Umum (Trantibum), untuk menindak tegas Preman dan Ormas yang mengganggu Investasi dan Trantibum khususnya di kawasan Pariwisata Lombok Tengah.” Kalau mau Pariwisata maju, maka kawasan pariwisata harus bersih dari aksi – aksi premanisme, sehingga wisatawan yang datang berkunjung ke daerah kita merasa aman, nyaman dan betah. Untuk itu, kami minta Polisi dan atau instansi terkait yang tergabung dalam Satgas Terpadu untuk menindak tegas pihak – pihak yang terlibat dalam aksi premanisme,” pinta Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Golkar Lombok Tengah, Lalu Muhamad Ahyar, Jumat, (16/5/2025).
Anggota DPRD Lombok Tengah dua periode dari daerah pemilihan Praya Barat – Praya Barat Daya itu mengungkapkan, saat ini, Lombok Tengah banyak diminati oleh Investor dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi, khususnya di investasi di bidang Pariwisata.” Selain KEK Mandalika dengan Sirkuit Internasional Mandalika. Kawasan lain di sekitar KEK Mandalika banyak Investor yang berinvestasi. Dan dengan datangnya Investor ke daerah kita, itu artinya daerah kita yang indah dan kaya dengan sumber daya alamnya ini menjadi incaran Investor, untuk itu, Investor yang datang ke daerah kita harus kita jaga dari gangguan Ormas dan premanisme, sehingga iklim investasi di daerah kita berjalan aman, dan pembangunan yang dilakukan oleh Investor berjalan lancar,”ujar Lalu Ahyar. [SLNews – rul]

Tinggalkan Balasan