SHOPPING CART

close

Toga, Toma Setuju, Minggu Pagi Patung Presiden Jokowi Terpasang di Depan Sirkuit Mandalika

patung/artwork Presiden RI, Joko Widodo
Foto Bersama : Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri bersama, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, Dandim 1620/Lombok Tengah, dan Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya di depan patung Presiden Jokowi yang mengendarai sepeda motor di depan Sirkuit Mandalika, KEK The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Minggu pagi, (13/3/2022).

LOMBOK TENGAH | Setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Toma) setuju, sepakat dan menyatakan sikap mendukung keberadaan dan pemasangan patung/artwork Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang mengendarai sepeda motor di depan Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada tanggal 4 Maret 2022 lalu, pada Minggu pagi, (13/3/2022), patung/artwork Presiden Jokowi yang mengendarai sepeda motor terpasang di depan Sirkuit Mandalika tepatnya di pintu masuk utama Sirkuit Mandalika.

Proses pemasangan patung/artwork Presiden Jokowi yang mengendarai sepeda motor disaksikan langsung oleh Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery, Dandim 1620/Lombok Tengah, Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya dan Kadis PU Provinsi NTB.

Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri meminta masyarakat untuk tidak mempersoalkan pemasangan patung/artwork Presiden RI, Jokowi yang mengendarai sepeda motor, sebab sebelumnya telah dikomunikasikan dengan pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten. Bagi Ketua DPD Gerindra NTB itu, tidak mempersoalkan pemasangan patung yang menjadi simbol-simbol pemimpin dan tokoh sudah ada dimana mana di berbagai daerah di Indonesia. “Di daerah kita saja banyak sekali sudah berdiri patung patung simbol-simbol pemimpin kita, termasuk Patung Mandalika yang menjadi simbol pemersatu dan simbol pengorbanan untuk kepentingan orang banyak, jadi gak masalah bagi saya,” ucap H. Lalu Pathul

Mantan Wakil Bupati Lombok Tengah itu menilai Patung Presiden Jokowi tersebut adalah sebuah karya seni yang diaktualisasikan dalam pahatan tiga dimensi. Patung dimaknai sebagai karya seni yang memiliki nilai artistik atau keindahan bukan mengkultuskan. Meskipun demikian Bupati tidak menampik jika perhatian dan kepedulian presiden Jokowi terhadap Kabupaten Lombok Tengah yang begitu tinggi menjadi salah satu alasan kenapa replika Patung Presiden Jokowi diapresiasi dan diperkenankan dipasang di dekat Sirkuit tanpa menafikan jasa para pendahulu. “Jadi Alhamdulillah tadi kami sudah saksikan pemasangan replika Patung Presiden Jokowi, semoga apa yang menjadi harapan pak Presiden Jokowi, Pak Gubernur dan kita semua Kabupaten Lombok Tengah menjadi satelit dari kemajuan daerah yang kita cintai ini menjadi kenyataan, dan Sirkuit Mandalika adalah pintu masuk dari kemajuan pembangunan di segala sektor di Bumi Tastura ini, jadi mohon tak dipersoalkan lagi,” pinta H. Lalu Pathul 

Replika Patung Presiden Jokowi juga diharapkan nanti menjadi salah satu sarana wisata yang bisa dinikmati oleh masyarakat lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara. “Coba lihat setiap orang yang melintas di depan sirkuit Mandalika selalu berfoto atau selfie, termasuk juga di depan patung, baru selesai dipasang saja, masyarakat yang melintas berhenti sejenak untuk selfie, ini kan jadi sarana wisata masyarakat,”ujar H. Lalu Pathul.

Ada 3 poin isi pernyataan sikap tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (Toma) yang ditandatangani pada tanggal 4 Maret 2022. 

Pertama : mendukung pembangunan patung/artwork presiden joko widodo yang mengendarai sepeda motor sebagai sebuah karya seni, penghormatan atas nama besar presiden republik indonesia dan menjadi bagian dari bangunan dalam lingkungan pertamina mandalika international street circuit-kawasan ekonomi khusus mandalika.

Kedua : bahwa patung/artwork tersebut memiliki nilai tambah bagi kemajuan pariwisata dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah.

Ketiga : bahwa kami mengambil peran secara aktif untuk mensosialisasikan dan merangkul semua elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Pernyataan Sikap itu ditandatangani oleh Bupati, Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, Wakil Bupati Lombok Tengah, H.M. Nursiah, Ketua DPRD Lombok Tengah M. Tauhid, Ketua Pengadilan Negeri Lombok Tengah, M. Baginda Rajoko Harahap, Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Fadil Regan, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratama, Pengadilan Agama Lombok Tengah, Syafrudin, Kakan Kemenag Lombok Tengah H. Zamroni Aziz, Ketua MUI Lombok Tengah, H. Minggre Hamy, Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya. 

Tokoh Agama :

TGH. Lalu Turmudzi Badaruddin

TGH. Ma’arif Makmun Dirankse

TGH Lalu Abusulhi Khairi

TGH Lalu Habiburrahman Faisal

TGH Lalu Ahmad Tamim Khairi

TGH Habib Ziadi Tohir

Tokoh Masyarakat :

H. Lalu Wiratmaja (Mamiq Ngoh).

[slnews – rul] 

Tags:

0 thoughts on “Toga, Toma Setuju, Minggu Pagi Patung Presiden Jokowi Terpasang di Depan Sirkuit Mandalika

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

KATEGORI

Maret 2022
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

STATISTIK