Santri Yang Terseret Arus Sungai Lengi di Lombok Tengah Ditemukan Tak Bernyawa

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Seorang santri Ponpes Darussufah Dahe, Lalu Restu Ahmad Sumintang,14 tahun yang dikabarkan hilang setelah terseret arus sungai Lengi di Dusun Tembuku, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB ) pada Jumat, (26/2/2021), akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim Gabungan dari Polsek Praya Timur, Polres Lombok Tengah, BPBD Lombok Tengah, SAR Mataram dan warga di aliran sungai Lengi pada Sabtu, (27/2/2021).
Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dibawa pohon bambu dan tertutup sampah sekitar Pukul 11.30 Wita.
Penemuan jasad korban terseret arus sungai Lengi itu dibenarkan Kapolsek Praya Timur, Polres Lombok Tengah, Iptu Dami, Sabtu ( 27/2/2021).
Iptu Dami mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dan korban telah di evakuasi ke Pospes Darussufah Dahe. ” Korban akan dibawa kerumah duka di Dusun Kelanjuh, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang,” ujarnya
Sebelum dinyatakan hilang terseret arus sungai pada Jumat, (26/2/2021) sekitar Pukul 16.00 Wita, korban bersama tiga orang temannya mandi di sungai Lengis
Saat korban bersama tiga orang temannya tengah asik mandi, tiba – tiba air dan arus sungai Lengis bertambah besar dan deras.
Bersama tiga temannya, korban terseret arus sungai, dan berhasil menyelamatkan diri setelah meraih dan berpergangan pada ranting pohon bambu yang ada di pinggir sungai Lengis. Namun nasib korban berbeda dengan tiga orang temanya, karena tidak kuat memegang ranting bambu dan langsung terseret arus Sungai Lengis. [ slnews – rul ]

Tinggalkan Balasan