Kelompok Tani, Hidup Segan Mati Tak Mau Dihapus

Kelompok Tani, Hidup Segan Mati Tak Mau Dihapus

(Kadispertanak Lombok Tengah  Lalu Iskandar)

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Lombok Tengah Lalu Iskandar menegaskan, akan menghapus nama – nama Kelompok Tani yang sudah tidak aktif lag dari Daftar Kelompok Tani.” Repitalisasi Kelompok Tani perlu dilakukan. Kelompok Tani yang Hidup Segan Mati Tak Mau di hapus saja, dan inilah bentuk ketegasan kami,” terang Kadispertanak Lombok Tengah  Lalu Iskandar, Kamis (26/10/2017).

Lalu Iskandar pun mengajak kepada para Penyuluh Pertanian dan pihak – pihak terkait untuk sefakat membubarkan atau menghapus Kelompok Tani yang tidak aktif menjalankan  roda organisasi dan program kegiatan kelompok.” Kita semua sefakat , bubarkan Kelompok yang tidak aktif,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan Repitalisasi Kelompok Tani lanjut Lalu Iskandar, Dispertanak bersama Penyuluh akan turun langsung ke masing – masing kecamatan untuk mendata dan memeriksa keberadaan satu per satu Kelompok Tani, mulai dari struktur organisasi, dan program kerja  Kelompok Tani tersebut.” Kita akan turun langsung ke lapangan, misalnya di Kecamatan itu ada 100 Kelompok, tetapi hannya 30 – 50 Kelompok saja yang aktif, ya itulah yang akan kita pertahankan, sisanya kita coret saja,” tegasnya.

Bagi kelompok Tani yang aktif melaksanakan program kegiatan dan menjalankan roda organisasi, Pemkab. Lombok Tengah akan memberikan Reward atau penghargaan berupa pembinaan dan bantuan program. Sedangkan bagi kelompok tani yang tidak aktif atau malas melaksanakan program kegiatan Pemkab. Lombok Tengah menegaskan tidak akan memberikan bantuan apapun.” Kelompok Tani yang baik akan kita berikan bantuan. Bagi kelompok Tani yang di coret tidak akan ada lagi kesempatan menerima bantuan,” kata Lalu Iskandar.
Untuk itu Lalu Iskandar meminta kepada para Kelompok Tani untuk menjalankan program kegiatan sesuai dengan yang direncanakan,  memasang plang kelompok dengan mencantumkan nama kelompok dan alamat Sekretariat Kelompok, termasuk menyusun struktur organisasi Kelompok.” Sering diberikan bantuan, tetapi tidak bisa membuat Plang Kelompok. Untuk itu bagi Kelompok Tani penerima bantuan yang belum memasang Plang Kelompok, segera memasang Plang Kelompok, sehingga masyarakat Tahu dimana Sekretariat dan apa saja program kegiatan yang dilaksanakan Kelompok Tani itu,” pintanya. (slNews.com – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan