Surfing Competition 2018 di Gelar di Pantai Seger

Surfing Competition 2018 di Gelar di Pantai Seger

SUARALOMBOKNews.com – Lombok Tengah | Surfing Competition atau Kompetisi surfing yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah disambut antusias oleh para peselancar dan wisatawan. Kompetisi olahraga air dalam rangka  Festival Pesona Bau Nyale 2018 ini berlangsung di Pantai Seger, Kuta, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Minggu  pagi (4/3/2018).

Surfing Competition 2018 diikuti puluhan peselancar dari penjuru Pulau Lombok. Seperti peselancar dari Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara, Senggigi Kabupaten Lombok Barat,  Kuta, Seger dan Gerupuk Lombok Tengah yang jumlah sekitar 25 peselancar.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, peserta yang dilibatkan hanya kategori under 16. “Kami ingin lebih mengasah bakat peselancar muda yang ada di Lombok,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah, HL Moh Putria.

Menurut Putria , Surfing Competition sudah seharusnya  dilakukan secara berkelanjutan. Selain untuk memikat kunjungan wisatawan, atraksi olahraga air itu  mampu memikat perhatian wisatawan dan juga dapat meningkatkan angka lama tinggal wisatawan. “Kita punya potensi ombak yang bagus dan diakui oleh perselancar dunia. Pulau Lombok diakui memiliki ombak terbaik di dunia,” ucapnya.

Potensi seperti itu lah yang dilihat memiliki prospek menjanjikan dalam dunia pariwisata. Berkaca dari Bali, industri pariwisatanya mengalami perkembangan yang signifikan lantaran adanya atraksi surfing. “Jadi tidak hanya budayanya saja yang berperan. Atraksi surfing juga berkontribusi tinggi,” jelas Putria.

Surfing Competition 2018, menghadirkan tiga dewan Juri khusus untuk menilai penampilan dan kemampuan para peselancar. Juri tersebut sudah diakui kemampuannya. Dengan mengantonngi lisensi internasional. “Kami ingin mendapatkan hasil maksimal. Sehingga juri yang kita datangkan merupakan juri professional,” tutur Putria.

Selain itu lanjut Putria, kompetisi surfing ini akan menjadi agenda tahunan Pemkab Lombok Tengah. Selain karena potensi alam, surfing dirasa mampu menjadi ikon promosi pariwisata, khususnya di Lombok Tengah.  “Ini akan jadi promosi pariwisata. Selama ini banyak wisatawan yang datang untuk mencari ombak. Dan keindahan serta ombak yang menantang ada di Lombok Tengah,” ujarnya. (slNews – rul).

No Responses

Tinggalkan Balasan