Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sukarare Kembali Gelar Festival Begawe Jelo Nyeset 2018

Sukarare Kembali Gelar Festival Begawe Jelo Nyeset 2018

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Pemerintah Desa (Pemdes) Sukarare,  Kecamatan Jonggat,  bersama Pemkab. Lombok Tengah kembali menggelar Festival Begawe Jelo Nyeset ke III,  Tahun 2018,  Sabtu, (28/7/2018).
Pada pelaksanaan Festival Begawe Jelo Nyeset kali ini dihadiri 1.500 Penyeset dari 10 Dusun di Desa Sukarare,  Kecamatan Jonggat.
Featival Jelo Nyeset yang telah ditetapkan menjadi agenda tahunan Masyarakat Desa Sukarare itu dibuka Asisten II Setda Lombok Tengah H. Nasrun.
Untuk pelaksanaan Festival Begawe Jelo Nyeset ke III Tahun 2018,  Pemdes Sukarare menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 140 juta yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Sukarare Tahun 2018. Pelaksanaan Festival Begawe Jelo Nyeset kali ini juga bertepatan dengan Hari Jadi atau Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Sukarare ke 263.”Pelaksanaan Festival Jelo Nyeset ke III ini kali ini bertepatan dengan hari jadi Desa Sukarare ke 263. Sumber anggarannya sendiri dari ADD Sukarare 2018,  dengan dengan menghadirkan 1.500 Penyeset dari 10 Dusun,” ujar Kepala Desa (Kades) Sukarare Timan.
Festival Begawe Jelo Nyeset bukan hannya  untuk masyarakat  Lombok Tengah, melainkan juga dipersembahkan untuk masyarakat dalam dan luar negeri.  Terlebih lagi hasil Tenun Tradisional Masyarakat Desa Sukarara telah di nikmati oleh masyarakat dalam dan luar negeri.” Jelo Nyeset atau menenun  dilaksanakan secara turun – menurun. Bukan hannya untuk masyarakat Desa Sukarara melainkan juga dipersembahkan untuk seluruh masyarakat dan Dunia. Hasil tenun tidak hannya dinikmati masyarakat Indonesia melainkan juga di nikmati masyarakat luar Negeri. Untuk itu Penenun harus terus didukung untuk meningkatkan kesejahteraan para penenun,” kata Asisten II Setda Lombok Tengah H. Nasrun dalam sambutan Pembukaan Festival Begawe Jelo Nyeset ke III,  Tahun 2018.
Dalam kesempatan itu,  H. Nasrun berpesan, kepada seluruh Masyarakat Lombok Tengah untuk bersama – sama menjaga Kamtibmas dan menunjukkan keramah tamahan kepada masyarakat dalam maupun luar negeri. dan berpesan kepada Dinas / Instansi terkait untuk terus memberikan pembinaan serta pendampingan kepada para Penenun, untuk meningkatkan kesejahteraan dan ilmu pengetahuan para Penenun.”Dengan menunjukan keramah tamahan kita kepada wisatawa, maka dengan sendirinya jumlah wisatawan yang datang berkunjung ke Desa Sukarara semakin meningkat,” ujarnya.
Pembukaan Festival Begawe Jelo Nyeset ke III Tahun 2018, dihadiri sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Lombok Tengah dan Pemprov. NTB, serta sejumlah Pelaku Pariwisata.
Festival Begawe Jelo Nyeset ke III juga di padati para Wisatawan dalam dan luar negeri. [slNews.com – win].

No Responses

Tinggalkan Balasan