Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Suap Proyek Rehabilitasi Gempa Lombok, Kejari Mataram OTT Oknum Dewan, Kadisdik dan Kontraktor

Suap Proyek Rehabilitasi Gempa Lombok, Kejari Mataram OTT Oknum Dewan, Kadisdik dan Kontraktor

SUARALOMBOKNEWS.COM – Mataram | Tim Satuan Khusus Kejaksaan Negeri (Satsus Kejari) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Jumat pagi, (14/9/2018).
Dalam Operasi Senyam itu, Kejari Mataram menangkap basah oknum Anggota DPRD Kota Mataram bernama H Muhir dari Fraksi Golkar,
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram
Sudenom dan salah seorang Kontraktor Proyek Rehabilitasi Sekolah pasca Gempa Lombok di Mataram berinisial CT.
Pada saat di OTT, Oknum Anggota Dewan itu hendak menerima uang dari Kadisdik Kota Mataram yang saat itu didampingi Kontraktor Proyek Rehabilitasi Sekolah disalah satu Rumah Makan di Mataram, NTB.“Kita menangkap oknum anggota dewan yang meminta-minta bagian dari proyek rehabilitasi sekolah pasca bencana Gempa,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, Ketut Sumedana SH MH.
Dalam OTT itu, Kejari Mataram juga mengamankan Barang Bukti berupa dua unit mobil mewah jenis  Honda HR-V warna  putih dengan nomor polisi (Nopol) D 1792 AEB dan Mobil Dinas Pemkot Mataram  jenis  Honda HR-V warna hitam  Nopol DR 1240 AK,  satu unit sepeda motor, dan uang tunai sebesar Rp 30 juta.
Saat ini Oknum Anggota Dewan, Kadisdik Kota Mataram dan seorang Kontraktor serta Barang Bukti hasil OTT itu diamankan di Kejari Mataram.”Yang jelas hari ini juga akan kita lakukan penetapan tersangka. Besar kemungkinan akan disangkakan pidana korupsi, karena ada pertimbanganan dalam otoritas dan jabatan,” ungkap Ketut Sumedana.
Ketut Sumedana membeberkan, sebelum melakukan OTT, Tim Satsus Kejari Mataram menerima informasi akan ada transaksi jatah uang proyek Rehabilitasi Gedung Sekolah di Kota Mataram Pasca Gempa Lombok. Berangkat dari Informasi itu Tim Satsus Kejari Mataram melakukan pemantauan terhadap Oknum Anggota Dewan Kota Mataram tersebut selama tiga Minggu lebih.“Dari tadi malam  kita pantau, tapi uang yang diberikan tidak terlalu banyak. Nah, tadi pagi sekitar jam 10.00 Wita, ada pemberian jatah uang proyek lagi dalam jumlah yang lebih besar dan langsung kita tangkap,”ujarnya. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan