Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

September 2019, Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika Dimulai

September 2019, Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika Dimulai
Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH (kanan) - Direktur Utama PT. ITDC Abdulbar M Mansoer (kiri)

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), H.Moh Suhaili FT, SH bersama Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC), Abdulbar M Mansoer menggelar Rapat Koordinasi percepatan pelaksanaan peningkatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khsusu (KEK) Mandalika Risort yang ada di wilayah Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah,NTB, Kamis (21/3/2019).
Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh jajaran Forkompinda, Kepala OPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah serta jajaran Direksi PT. ITDC yang digelar di Hotel D’Max depan Bandara Udara Lombok Internasional Airport (LIA) di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah itu juga membahas persiapan pelaksanaan pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika di KEK Mandalika Risort, Lombok Tengah.
Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer mengungkapkan, balapan perdana MotoGP di Sirkuit MotoGP Mandalika baru bisa terwujud pada 2021. Pembangunannya sirkuit MotoGP Mandalika dan fasilitas penunjang lainnya pun dimulai pada September 2019 dan selesai pada akhir 2020.” Desain ditargetkan selesai Bulan Agustus 2019, setelah itu keluar dokumen detailed engineering design (DED) yang dijadikan dasar pembangunan Sirkuit MotoGP. Dan bulan September 2019 pengerjaan Kontruksi Sirkuit MotoGP dimulai,”kata Abdulbar
Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika, kata Abdulbar, dilakukan oleh kontraktor asal Prancis, yaitu Vinci Construction. Di mana, nilai komitmen investasinya sebesar US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14 triliun selama 15 tahun.”Kita Optimis Sirkuit MotoGP itu terbangun dan pembangunannya selesai tepat waktu,”ucapnya.
Abdulbar menyebutkan pembangunan sirkuit dan fasilitas penunjang MotoGP di Mandalika mampu menyerap tenaga kerja hingga 7.000 orang. Tenaga kerja yang bakal tersebut terdiri dari pegawai tetap maupun musiman.”Sirkuit ini akan menciptakan 2.000 pekerja musiman, 5000 pekerja tetap,” sebutnya
Banyaknya jumlah tenaga kerja yang diserap, lanjut Abdulbar, dikarenakan setiap diselenggarakan balapan di Sirkuit MotoGP Mandalika akan hadir 220 ribu penonton selama tiga hari, di mana satu harinya akan ada 75 ribu penonton yang memadati arena Sirkuit.”Karena mereka akan mensuplai, kan penontonnya 220 ribu selama 3 hari, kan ada kualifikasi, sehari sekitar 75 ribu. Ini kita harapkan dari asing,”ujarnya.
Untuk itu Abdulbar berharap peran serta, kerjasam dan dukungan dari semua pihak, mengingat proses pembangunan lintasan Sirkuit MotoGP Mandalika dan fasilitas penunjak sangat berat dan membutuhkan ketelitian, karena akan dihadiri oleh ribuan penonton dari seluruh Dunia.”Peran serta, dukungan dan kersamsa dari semua pihak sangat diharapkan, sehingga pembangunan Sirkuit Moto GP dan Fasilitas penunjang berjalan lancar,”harapnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH menegskan, siap memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Sirkuit MotoGP dan Fasilitas penunjak lainnya.
Salah satu bentuk dukungan itu, Pemkab Lombok Tengah telah membentuk Tim Khusus percepatan pembangunan di KEK Mandalika Risort.” Saya perintahkan kepada semua pihak untuk turut serta ambil bagian dan peduli terhadap proyek di ITDC, kepedulian tersebut harus di tindak lanjuti dilapangan jangan menunggu diminta oleh ITDC, karena ini semua untuk masyarakat luas dan ITDC yang merupakan BUMN mendapat kepercayaan oleh pemerintah pusat untuk mengatur dan mengelola yang tujuannya untuk seluruh lapisan masyarakat,”pungkasnya. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan