Selamat Dari Tangan Warga, DPO Pencuri Hewan Ternak Tersungkur Ditembak Polisi

Selamat Dari Tangan  Warga, DPO Pencuri Hewan Ternak Tersungkur Ditembak Polisi
DPO Kasus Pencurian Hewan Ternak, RW alias  Tonjeh (58) warga Dusun Belenje, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, menjalani tindakan medis akibat luka tembak di bagian kaki, karena melawan pada saat akan ditangkap Tim Resmob Polres Lombok Tengah, Senin (12/8/2019).

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Tim Resmob Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menangkap Spesialis pencuri hewan ternak berinisial RW alias Tonjeh, warga Dusun Belenje, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah.
Pria 58 Tahun yang masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Lombok Tengah itu ditangkap ditempat persembunyiannya di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Senin (12/8/2019).
Pada saat akan ditangkap, pelaku melawan dan berusaha kabur dari sergapan Polisi. Polisi pun bertindak tegas dengan cara menembak kaki pelaku.”Pelaku ditembak karena berusaha melawan pada saat akan ditangkap,”kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang, Senin (12/8/2019).
Setelah mendapatkan tindakan medis akibat luka tembak pada bagian kaki, Pelaku kini diamankan di Mapolres Lombok Tengah untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangn lebih lanjut.
Sebelum ditangkap Polisi, Pelaku RW bersama dua orang temannya pada Tanggal 29 Juni 2019 lalu melakukan pencurian hewan ternak jenis Sapi milik warga di Dusun Dasan Dao Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah.
Namun aksi Pelaku bersama dua orang temannya itu diketahui pemilik Sapi.
Mengetahui tiga ekor sapinya dibawa para Pelaku, korban pun berteriak “Maling”. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban, langsung mengejar para Pelaku, dan pada saat ditemukan warga para Pelaku melakukan peralawanan, akibatnya dua orang rekan Pelaku RW tewas bersimbah darah setelah berduel dengan warga. Sedangkan Pelaku RW berhasil melarikan diri.”Saat itu para pelaku melakukan perlawanan terhadap warga yang melakukan pengejaran dengan cara melempar warga menggunakan batu dan Senjata Tajam (Sajam) dan dua dari tiga pelaku berhasil dilumpuhkan oleh warga dan meninggal ditempat. Sedangkan satu orang pelaku berhasil melarikan diri,”cerita AKP Rafles
Dalam aksi para Pelaku Pencuri Hewan Ternak tersebut, Polisi berhasil mengamankan Barang Bukti berupa, tiga ekor Sapi milik Korban, Seutas Tali, Tas Pinggang milik para Pelaku, Handphone milik pelaku, Tang yang digunakan para pelaku memotong kawat pengaman Kandang Sapi milik korban dan Sajam jenis Parang milik para Pelaku.”Penangkapan pelaku berdasarkan, Laporan Polisi (LP)/25/VI/2019/NTB/Res Loteng/Sek. Prabarda, tanggal 29 Juni 2019. LP/27/IV/2014/NTB/Res. Loteng/Sek. Jonggat, tanggal 21 April 2014, dan LP/89/XII/2016/Sek. Kediri, Lombok Barat, tanggal 8 Desember 2016,”ujarnya [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan