Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ratusan Napi Rutan Praya Gigit Jari Tak Bisa Nyoblos

Ratusan Napi Rutan Praya Gigit Jari Tak Bisa Nyoblos
Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif di Rutan Kelas II B Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Rabu pagi (17/4/2019)

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah |Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif di Rutan Kelas II B Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (17/4/2019) pagi tampak kacau balau.
Banyak napi di Rutan Praya yang tidak bisa menyalurkan hal suaranya. Sebab, hannya 3 Napi saja yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), sisanya 233 orang Napi Rutan Praya masuk kedalam Daftar Pemilih Tanbahan (DPTB) dan hannya didrop 3 surat suara.“Kita ini bingung kondisinya kacau balau seperti ini. Masa surat suara di Rutan cuma 3 lembar. Warga binaan atau Nara Pidana kita berjumlah sekitar 233 warga binaan. Mohon perhatian Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Lombok Tengah ini bagaimana kondisi koq bisa seperti ini,” kata Kepala Rutan Kelas II B Praya, A.A. Ngurah Putra, Rabu (17/4/2019).
Menurut A.A. Ngurah Putra, janji dari petugas KPU, surat suara untuk warga binaan di di Rutan Kelas II B Praya akan mendapatkan tambahan. Kondisi ini sungguh disesalkan.”Tadi sekitar Pukul 9.45 Wita surat suara tambahan yang terkirim hannya 53 lembar saja. Lalu sekitar 180 Napi tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Harusnya surat suara untuk Napi itu jauh-jauh hari disiapkan oleh KPU. Saya juga bingung. Banyak sekali Napi yang belum mencoblos,”A.A. Ngurah Putra. [slNews – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan