Puluhan Marbot di Kecamatan Praya Barat Daya Diperiksa Polisi

Puluhan Marbot di Kecamatan Praya Barat Daya Diperiksa Polisi

SUARALOMBOKNEWS.com – Lombok Tengah | Kasus dugaan pemotongan dana Insentif Marbot masjid se Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk Triwulan 1,2,3 dan 4 tahun 2018 senilai lebih dari Rp. 100 juta oleh Camat Praya Barat Daya, Kamarudin, SH berlanjut.
Selasa (15/1/2019), Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tpikor) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah memeriksa puluhan Marbot Masjid se Kecamatan Praya Barat Daya.”Ada 20 Marbot diperiksa, terkait kasus pemotongan dana Insentif Marbot Masjid di Kecamatan Praya Barat Daya,” ungkap AKP Rafles P Girsang, Selasa (15/1/2019)
Menurut AKP Rafles, pemeriksaan terhadap puluhan Marbot Masjid itu untuk dimintai klarifikasi terkait dengan dugaan pemotongan dana Insentif Marbot Masjid.
Selain Marbot masjid lanjut, AKP Rafles, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap oknum Camat Praya Barat Daya, dan pegawai pada Staf Bagian Kesra Setda Lombok Tengah.”Jumlah saksi yang akan diperiksa itu sekitar 40 Marbot Masjid dan oknum Kecamatan juga akan kita periksa, termasuk dari Bagian Kesra Setda Lombok Tengah. Kasus ini masih dalam tahapan penyelidikan, kalau sudah cukup barang bukti baru bisa ditetapkan tersangka,”ungkap AKP Rafles
Dari hasil pemeriksaan awal, kata AKP Rafles, para Marbot Masjid itu membenarkan belum menerima Dana Indentif. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jumlah kerugian Negara yang ditimbulkan dalam kasus tersebut. “Dalam kasus ini, jika terbukti, kita kenakan Pasal 12 huruf (e) tetang pejabat yang menyalahgunakan kewenangan dan menguntungkan dirinya dengan ancaman hukuman empat Tahun penjara,”tuturnya.
Disinggung terkait adanya informasi bahwa dana Marbot Masjid yang dipotong itu sudah dikembalikan. AKP Rafles mengatakan, meskipun dana itu dikembalikan oleh oknum Kecamatan tersebut, proses hukum tetap akan berjalan.”Kita saat ini masih kumpukan barang bukti, proses hukum tetap berjalan,”ujarnya. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan