Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Proyek Sirkuit MotoGP di KEK Mandalika Kuta Dipagar Warga

Proyek Sirkuit MotoGP di KEK Mandalika Kuta Dipagar Warga
Warga melakukan pemagaran lahan dilokasi pengerjaan Sirkuit MotoGP di KEK Mandalika Kuta diwilayah Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Minggu (29/9/2019).

SUARALOMBOKNEWS – LOMBOK TENGAH | Puluhan warga memasang Pagar pembatas lahan di lokasi proyek Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta diwilayah Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Minggu, (29/9/2019).
Warga mengklaim lahan yang dijadikan Sirkuit MotoGP itu merupakan hak milik mereka yang sampai dengan saat ini belum diselesaikan oleh PT. ITDC dan Pemerintah.
Pemagaran lahan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi  warga yang menghentikan aktivitas Alat Berat yang tengah melakukan pengerukan dan penataan Sirkuit MotoGP dan hasil musyawarah warga di Aula Kantor Desa Kuta pada Sabtu (28/9/2019).”Karena tidak ada respon dari ITDC, Pemilik lahan memutuskan untuk memagar lahan masing – masing,”ungkap warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Alus Darmiah, Minggu (29/9/2019).
Warga meminta kepada pihak PT. ITDC dan Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan lahan milik warga sebelum melakukan pengerjaan Sirkuit MotoGP.”Tidak boleh ada aktivitas apapun diatas lahan tersebut, sebelum ITDC menyelesaikan persoalan lahan dengan warga,”tegas Alus
Alus menceritakan, dulu lahan yang tengah di tata untuk Sirkuit MotoGP itu merupakan jalan Desa yang juga persoalannya belum diselesaikan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kuta waktu itu.”Dari dulu lahan itu belum diselesaikan, dan lahan itu masih hak milik warga. Untuk itu kami minta kepada pihak ITDC segera membayar lahan milik warga,”tegasnya
Pihak ITDC, Yudistira yang dihubungi lewat WhatsApp, tidak menjawab soal permasalahan lahan warga tersebut.”Mengenai konfirmasi/statement ITDC nanti silakan menghubungi Corp. Secretary ITDC ya, Nanti dg Ibu Ira ya. Saya meskipun posisi sebagai VP Corp. Legal & Litigation, tapi kewenangan untuk membrikan statement ada di Bu Ira selaku Corp. Secretary,”jawabnya.
Namun saat dimintai nomor kontak yang dapat dihubungi tersebut, hingga kini Yudistira enggan membalas. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan