Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Presiden Jokowi : Bypass Menuju KEK Mandalika “Gede Banget”

Presiden Jokowi : Bypass Menuju KEK Mandalika “Gede Banget”
Presiden RI, Joko Widodo, didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Menteri PUPR Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono dan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, meninjau KEK Mandalika Risort di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Jumat (17/5/2019)

SUARALOMBOKNews.com – Lombok Tengah | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menggelar Kunjungan Kerja ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (17/5/2019).
Setibanya di Bandar Udara Lombok Internasional Airport (LIA) di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Presiden Jokowi beserta rombongan langsung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di Pantai Kuta, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Didampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Menteri PUPR Hadi Muljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Presiden Jokowi disambut Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer, jajaran Forkompinda dan pejabat Lingkup Pemprov NTB dan Peemkab Lombok Tengah, termasuk Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah.
Disela – sela meninjau fasilitas yang ada di Pantai Kuta, dan progres pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Jokowi mengungkapkan, Pengembangan Bandar Udara Lombok Internasional Airport (LIA) di Kabupaten Lombok Tengah, NTB dan pembangunan jalan menuju Sirkuit Moto GP KEK Mandalika anggarannya sepenuhnya akan ditanggung pemerintah pusat.”Nanti akan dibangun by pass, gede banget melebihi tol, karena lebarnya 50 meter. Nanti dilihat gambarnya sudah di tunjukkan ke saya. Tapi Itu bukan untuk MotoGP saja. Tapi memang akses yang paling bagus masuk ke Mandalika. Sehingga perkembangan Mandalika bisa menjadi Bali Baru,”ungkap Presiden Jokowi.
Sementara itu, terkait pembebasan lahan yang belum selesai di lokasi pembangunan Sirkuit Moto GP, Presiden Jokowi meminta agar persoalan tersebut secepatnya diselesaikan dengan baik.”Nanti urusan ITDC dengan Pak Gubernur melalui pendekatan masalah di lapangan bagaimana mendekati dan mengajak bicara dan segera diputuskan kita bisa bicara. Kenapa harus ngotot-ngototan kalau bisa diselesaikan dengan baik,” tegasnya.
Presiden Jokowi juga mengungkapkan maksud dan tujuannya datang ke KEK Mandalika untuk melihat secara langsun progres pengembangan KEK Mandalika dan persiapan pembangunan Sirkuit Moto GP KEK Mandalika.”Saya ingin melihat progres perkembangan dari Mandalika, dan ya bagus,”ucapnya
Menurut Presiden Jokowi, pembangunan awal fasilitas umum dan infrastruktur harus berstandar tinggi. “Sehingga jangan sampai kawasan yang sudah sangat indah dan bagus pemberian Allah ini, jadi tidak baik karena salah manajemen dari awal. Saya kira ini yang harus dihindari,” terang
Presiden Jokowi juga mengatakan, beberapa fasilitas pendukung seperti ruang terbuka hijau, penataan pedestrian dan toilet, telah dibangun di kawasan Pantai Kuta. Sudah ada tujuh hotel yang disewa dan tiga hotel
yang mulai dibangun di kawasan Mandalika.”Ada 7 Hotel yang  disewa dan 3 yang bangun, Itu artinya sebuah perkembangan yang sangat bagus,”ujarnya
Usai mengunjungi KEK Mandalika, Presiden Jokowi bersama rombongan menuju  Dusun Sasak Sade, di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Nur Syuhada.
Selesai meninjau Dusun Sasak Sade di Lombok, Presiden Jokowi meninggalkan Kabupaten Lombok Tengah, NTB dan bertolak menuju Provinsi Bali dari Bandara LIA. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan