Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polisi dan Wartawan di Lombok Tengah Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Gempa Lombok 7 SR

Polisi dan Wartawan di Lombok Tengah Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Gempa Lombok 7 SR

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Polres Lombok Tengah,  bersama Wartawan media Cetak dan Elektronik yang ada  di Lombok Tengah,  menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak Gempa Lombok 7, 0 SR,  di Desa Tanak Beak,  Kecamatan Batukliang Utara,  Lombok Tengah,  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),  Rabu (15/8/2018).
Penyaluran bantuan kemanusian kepada warga terdampak Bencana Gempa Lombok 7, 0 SR yang terjadi pada Minggu malam, (5/8/2018),  dipimpin langsung Kapolres Lombok Tengah AKBP. Kholilur Rochman.
Sebelumnya,  Kapolres Lombok Tengah juga menyalurkan bantuan kemanusian kepada warga Terdampak Gempa Lombok 7, 0 SR di Desa Aik Berik,  Kecamatan Batukliang Utara,  yang juga menjadi daerah yang terkena dampak parah akibat Guncangan Gempa berkekuatan 7, 0 SR itu.
Bantuan kemanusian yang disalurkan Kapolres Lombok Tengah itu berupa sembilan kebutuhan pokok atau Sembako,  Selimut, Terpal,  keperluan dan perlengkapan Bayi,  termasuk obat – obatan.” Bantuan ini bisa meringankan beban saudara – saudara kita yang terdampak Bencana Gempa,” ucap Kapolres Lombok Tengah AKBP. kholilur Rochman.
Pasca Gempa 7, 0 SR dan 6, 2 SR yang mengguncang  Lombok,  NTB, Ratusan Rumah warga di Kecamatan Pringgarata,  Batukliang,  Batukliang Utara dan Kopang mengalami rusak berat,  sedang dan ringan. Pasca Gempa,  Warga di lima kecamatan di Lombok Tengah itu pun tidur di posko – posko Pengungsian dengan mendirikan tenda terpal seadanya.”Ini dikarenakan selain rumahnya sudah ambruk.  Tapi memang kebanyakan warga khawatir akan terjadinya gempa susulan,” ungkap AKBP. Kholilur Rochman.
Selain menyalurkan bantuan berupa Sembako,  Polres Lombok Tengah juga tengah berupa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah,  terkait dengan bantuan kepada warga terdampak Gempa yang rumahnya Rusak Berat,  Sedang dan Ringan.”Nanti dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah dan Instansi terkait, sehingga warga terdampak Gempa yang rumahnya Rusak Berat,  Sedang dan Ringan bisa mendapat bantuan,” ujar AKBP. Kholilur Rochman.
Berdasarkan Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa pagi (14/8/2018) menyebutkan 436 orang meninggal dunia akibat gempa bumi 7 SR yang mengguncang Pulau Lombok,  NTB pada Minggu malam, (5/8/2018) Korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Lombok Utara yakni sebanyak  374 orang, Lombok Barat 37 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, dan Lombok Tengah 2 orang.
Untuk Korban luka-luka tercatat 1.353 orang, dengan rincian 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Kabupaten Lombok Utara sebanyak 640 orang.
Jumlah warga yang mengungsi tercatat ada 352.736 pengungsi. Sebaran pengungsi terdapat di Kabupaten Lombok Utara 137.182 orang, Lombok Barat 118.818 orang, Lombok Timur 78.368 orang, dan Kota Mataram 18.368 orang.
BNPB juga mencatat kerusakan fisik yang meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Hasil sementara hitung cepat kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai lebih dari Rp5,04 triliun. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan