Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pesta Dirumah Kades Mangkung Berakhir Dengan Perkelahian Antar Warga

Pesta Dirumah Kades Mangkung Berakhir Dengan Perkelahian Antar Warga
Sejumlah Anggota Kepolisian dan TNI tengah berjaga - jaga di wilayah Dusun Mangkung Daye, Desa Mangkung, pasca terjadinya perkelahian antara warga Dusun Patre dengan warga Dusun Mangkung Daye, Rabu Malam (10/4/2019)

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Warga dari dua Dusun di Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Nyaris saling serang.
Peristiwa itu berawal dari salah paham antara warga Dusun Patre dengan warga Dusun Mangkung Daye, Desa Mangkung pada malam Pesta perkawinan Adik dari Kepala Desa (Kades) Mangkung, Lalu Samsul Rijal, Selasa Malam (9/4/2019).
Sejumlah warga dari Dusun Patre yang merasa tersinggung pada acara hiburan Orgen Tunggal di Rumah Kades Mangkung itu, pada Rabu, (10/4/2019) sekitar Pukul 19.00 Wita mencari salah seorang warga Dusun Mangkung Daye atas nama Lalu Salapudin, 36 Tahun. Setelah bertemu dengan Lalu Salapudin, terjadi cek cok mulut dan keributan antara warga Dusun Patre dengan Lalu Salapudin.
Adu mulut itu pun berlanjut dengan perkelahian, akibatnya Lalu Salapudin warga Dusun Mangkung Daye mengalami luka sobek di punggung bagian kiri, diduga akibat ditebas senjata tajam (Sajam) oleh warga Dusun Patre berinisial Bahi.”Kejadian berawal ketika korban (Lalu Salapudin) menonton hiburan Orgen tunggal dirumah Kepala Desa Mangkung, pada Selasa malam (9/4). Saat itu korban diminta menyanyi oleh MC Orgen tunggal tersebut. Acara masih berlanjut sampai jam 12 malam, penonton minta tambah lagu untuk Joget tapi tidak direspon oleh pemain orgen tunggal. Tiba-tiba terjadi keributan. Dan pada Rabu malam (10/4) terduga pelaku dkk, mendatangi korban dan terjadi adu mulut. Selanjutnya pelaku langsung memukul dan menebas korban dengan Sajam yang mengakiatkan korban mengalami luka sobek pada bagian punggung sebelah kiri,” ungkap Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa, melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang, Kamis (11/4/2019).
Korban yang tidak terima atas perbuatan terduga pelaku, langsung melapor ke Mapolres Lombok Tengah.” Korban datang melapor pada Rabu malam (10/4) atas dugaan terjadinya tindak pidana Penganiayaan, dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 180 / IV / 2019 / NTB / Res. Loteng,”kata AKP Rafles.
Menindak lanjuti laporan korban, saat ini Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi dan melakukan Visum terhadap korban.” Kamis masih memeriksa saksi – saksi dan Visum,”tutur AKP Rafles.
Sementara itu terkait dengan terduga Pelaku penganiayaan, AKP Rafles mengaku belum melakukan penahanan terhadap terduga Pelaku.” Belum diamankan (terduga pelaku). Kalau sudah kuat dan cukup bukti baru di Amankan,” ujarnya.
Sampai dengan berita ini dimuat di SuaraLombokNews.com, Kades Mangkung Lalu Samsul Rijal yang berkali – kali dihubungi via Handphone, belum bisa dihubungi, karena panggilan Handphonenya dialihkan dan mematikan perangkat Handphonennya.
Saat ini aparat Kepolisian dari Polsek Praya Barat dan Polres Lombok Tengah masih berjaga – jaga di wilayah Dusun Mangkung Daye, Desa Mangkung, untuk mengantisifasi terjadinya keributan susulan. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan