Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, DPD KNPI Lombok Tengah Santuni Ratusan Anak Yatim

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, DPD KNPI Lombok Tengah Santuni Ratusan Anak Yatim

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 2018, Kamis malam, (13/12/2018).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Sekretariat KNPI LombokTengah itu diisi dengan Tasyakuran yang diikuti oleh seluruh Pengurus KNPI Lombok Tengah dan pemberikan santunan kepada ratusan anak Yatim.
Ketua DPD KNPI Lombok Tengah, Murakib Usman Khotib menyampaikan, pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian para pemuda dalam memperingati Maulid Nabi. “Namun pada esensinya kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan kesatuan pemuda yang uswatun hasanah,”ungkapnya.
Murakip juga menyampaikan, momentum maulid Nabi Besar Muhammad SAW, harus dijadikan sebagai upaya dalam menciptakan pemuda yang progresif dan berdaya saing. Dimana Nabi Muhammad harus dijadikan semangat untuk bersatu dalam membangun gerakan pemuda yang lebih baik. “Kita harus mencontoh baginda nabi besar Muhammad SAW dan kita sebagai pemuda harus mencontoh beliau,”ucapnya.
Terlebih KNPI, lanjut Murakip, merupakan organisasi yang terkumpul dari berbagai ideologi dan golongan, maka tentunya dari berbagai golongan tersebut harus bisa dipadukan dalam membangun generasi muda yang lebih baik kedepanya. “Mari kita galakan rasa persatuan dan kesatuan kita,”ajaknya.
Sementara itu, wakil ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Lombok Tengah, Achmad Ziadi menegaskan, bahwa pemuda harus bisa menggalakan bagaimana berdaya saing dan pemuda juga harus bisa mengkritisi setiap kebijakan yang tidak pro masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah.“Pemuda tidak boleh untuk tidak mengkritik tapi jangan sampai anti kritik juga. Jadi pemuda harus bisa tampil beda, apalagi kalau beribadah juga harus bisa lebih kuat dari orang tua. Karena memang secara fisik pemuda masih diberikan kekuatan dan semangat yang tinggi,”terangnya.
Memang selama ini pemuda dilihatnya belum terlalu siap dalam mengurus berbagai kegiatan kepemudaan, untuk itu kedepan dalam berbagai kegiatan maka harus bisa lebih baik lagi kedepanya. “Pemuda tidak boleh dikotori dengan hal yang memecah belah pemuda. Memang perbedaan itu indah tapi lebih baik ketika bersatu,”tegas Ziadi.
Pemuda juga dilarang untuk meninggalkan generasinya dalam kondisi yang lemah, maka dari itu sinergitas pemuda harus bisa dilakukan dengan berbagai SKPM yang ada di Daerah ini. “Bentuk berbagai program yang harus bersinergi dengan SKPM yang melibatkan pemuda. Dan jangan ragu untuk saling mengkeritisi jika pemerintah salah, karena kalau tidak berani mengkritisi kesalahan pemerintah maka kita termask bagian dari masalah itu,”ujar Ziadi. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan