Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Percepat Program PTSL, Jaksa Bersama Polisi dan BPN Gelar Sosialisasi

Percepat Program PTSL, Jaksa Bersama Polisi  dan BPN Gelar Sosialisasi

SUARALOMBOKNEWS.COM – LOMBOK TENGAH | Kejaksaan Negeri Praya, bersama Polres Lombok Tengah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyosialisasikan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Rabu (25/7/2018).

Kegiatan sosialisasi PTSL yang digelar di Aula Kantor Desa Bangket Parak itu dihadiri, masyarakat selaku penerima Program PTSL, Kepala Dusun, dan Kepala Desa (Kades).

Selaku Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Program PTSL itu, Kepala Kejaksaan Negeri Praya, Ely Rahmawati yang di wakili Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Praya, Feby Rudi menyampaikan, PTSL merupakan salah satu program Nasional yang dilaksanakan berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2018.” PTSL ini merupakan program Nasonal yang oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo diharapkan pelaksanaannya dipercepat dan dilaksanakan dengan sebaik – baiknya, sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Feby Rudi usai menggelar Sosialisasi PTSL di Kantor Desa Bangket Parak, Rabu, (25/7/2018).

Feby meminta kepada pihak – pihak terkait dalam pelaksanaan Program PTSL untuk mempercepat  dan mempermudah  masyarakat mengurus persyaratan PTSL, dengan biaya mengacu kepada SKB 3 Menteri yakni untuk NTB sebesar Rp. 350 ribu.” Dalam melaksanakan Program PTSL ini kita harus jujur, berhati – hati dan mencegah terjadinya Tindak pidana pungutan liar (Pungli) dalam memenuhi persyaratan PTSL, khususnya yang berkaitan dengan persoalan Tanah, sehingga tidak  terjadi persoalan Hukum di kemudian hari,” pesan Feby

Feby mengatakan PTSL ini merupakan program “Nawacita” Presiden Joko Widodo dalam memberikan kepastian hukum dan hak atas tanah rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Percepatan PTSL tersebut dilakukan melalui program sertifikat tanah seperti prona atau kegiatan sertifikat massal tanah swadaya. Melalui PTSL program-program sertifikat tanah dapat dilaksanakan secara pasti melalui desa.”Kami berharap melalui sosialisasi ini dapat membantu lebih cepat penyelesaian sertifikat tanah di Lombok Tengah. Kami minta dukungan semua pihak terutama kaling/kadus untuk membantu menyampaikan program ini pada masyarakat,” ujar Feby. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan