Penutupan Simpang Empat Pos Polisi Bikin Kota Praya Jadi Kumuh

Penutupan Simpang Empat Pos Polisi Bikin Kota Praya Jadi Kumuh
Anggota DPRD Lombok Tengah, Andi Mardan saat menemui Hearing LPPS di Gedung DPRD Lombok Tengah, NTB, Kamis (09/01/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Lembaga Peduli Pelestarian Sumberdaya (LPPS) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi Hearing ke DPRD Lombok Tengah, Kamis (09/01/2020).
Puluhan peserta Hearing dari LPPS Lombok Tengah itu diterima langsung oleh Anggota DPRD Lombok Tengah, Andi Mardan.
Dihadapan Anggota DPRD Lombok Tengah, LPPS menyampaikan sejumlah persoalan yang terjadi di Lombok Tengah, seperti penutupan simpang empat Pos Polisi Kota Praya yang menyebabkan kemancatan Arus Lalu Lintas di Kota Praya. Tidak difungsikannya Aerotel Praya yang merupakan Aset Daerah dan Wakil Bupati Lombok Tengah yang tidak menempati rumah dinas.”Penutupan sejumlah simpang empat di Kota Praya sangat menggaggu pengendara, padahal disimpang empat yang ditutup itu ada Trafick Light (Lampu Merah). Itu artinya Dinas Perhubungan tidak punya konsep menata Kota Praya, bukannya menata Kota supaya indah, malah membuat kota Praya jadi Kumuh,”kata Ketua LPPS Lombok Tengah, Nujum
“Penutupan simpang empat Polisi Kota Praya yang menggunakan bahan bekas itu, salah besar, tidak pantas dan membahayakan pengendara roda dua dan empat. Karena dampak dari penutupan simpang empat itu, Dinas Perhubungan membuka media jalan didepan Mini Market Matahri, akibatnya terjadi kemancatan Lalu Lintas. Dan diperparah lagi disekitar Mini Market itu menggunakan bahu jalan untuk Parkir, jadi bukannya menyelesaikan masalah, Dinas Perhubungan malah memperbesar masalah. Bukannya menertiban Parkir yang menggunakan Bahu Jalan, malah membuka Media Jalan dan menutup Simpang Empat Pos Polisi Kota Praya,”cetus Nujum
Anggota DPRD Lombok Tengah, Andi Mardan berjanji akan menyampaikan Aspirasi LPPS kepada Ketua DPRD Lombok Tengah dan Pemkab Lombok Tengah.”Apa yang menjadi Aspirasi LPPS akan kami tindaklanjuti dan kami sampaikan kepada Ketua DPRD Lombok Tengah dan Pemkab Lombok Tengah,”janjinya. [slNEWS – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan