Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pemkab Lombok Tengah Launching Aplikasi PPID

Pemkab Lombok Tengah Launching Aplikasi PPID

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S. Ip membuka kegiatan sosialisasi pengamanan data yang dirangkaikan dengan launching aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Selasa, (27/11/2018).
Kegiatan yang digelar di salah satu Hotel di jalan Bay Pas Bandar Udara Lombok Internasional Airport (LIA) di Desa Batu Jai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah itu dihadiri oleh  Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik Provinsi NTB, ketua komisi informasi NTB, Asisten III Setda Lombok Tengah H. Lalu Idham Halik, serta jajaran kepala SKPD Lingkup Pemkab. Lombok Tengah.
Dalam Sambutannya, Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Fathul Bahri menyampaikan bahwa saat ini keterbukan informasi publik adalah sebuah keharusan, disamping merupakan amanat dari undang- undang nomo 14 tahun 2008 tentang keterbukaan infomasi publik. Juga adalah sebuah tuntutan dari perkembangan Zaman.“Dengan mengedepankan sebuah informasi Publik, segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan gejolak dapat diminimalisir,”ungkapnya.
Lalu Pathul juga menyampaikan, persandian merupakan salah satu urusan wajib pemerintah sebagaimana tertuang dalam Undang- Undang Nomor 23 tahun 2014, dimana Sandi merupakan hal yang berkaitan dengan hal- hal yang bersifat rahasia. Hanya saja, persandian tidak hanya mengurus atau memperoses sebuah berita yang berkelasifikasi rahasia. Akan tetapi persandian juga mempunyai tugas dan fungsi yang lebih luas yaitu bagaimana mengamankan sebuah aset pemerintah, baik informasi, dokumen, data jaringan bahkan personal atau orang- orang yang terlibat dalam persandian itu sendiri. “ Ketika kita menyediakan saluran informasi secara lebih luas dan lebih terbuka dan masyarakat lebih mudah mengakses informasi tersebut maka saya yakin pemerintahan akan berjalan dengan baik,”ucapnya.
Lalu Pathul meyakini jika masyarakat menantikan hal tersebut, dimana masyarakat dapat mengakses segala informasi yang dibutuhkanya dengan mudah. Kemudahan- kemudahan itu sangat strategis dalam menciptakan suasana kehidupan pemerintahan yang kondusif.“Intinya saat ini kita semua khususnya para aparatur Desa harus memiliki mainset yang sama. Bahwa keterbukaan informasi adalah sebuah keniscayaan yang harus ditunaikan, sudah saatnya kita terbuka, silahkan buka segala informasi yang memang harus dibuka, dan silahkan simpan informasi yang memang harus dirahasiakan dan masing- masing ada aturanya,”tegasnya.
Lalu Pathul mengaku, badan publik sebagai sumber informasi publik harus mempunyai wadah khusus untuk pelayanan informasi yang disebut PPID, Wadah ini dibentuk dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi yang dibutuhkan.“Melihat begitu pentingnya PPID dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, Diskominfo telah berhasil membuat sebuah aplikasi PPID, Sehingga saya harapkan aplikasi ini dapat dimampaatkan dan dijalankan sebaik mungkin oleh semua OPD demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi terutama tentang Lombok Tengah,”pintanya.
Sementara itu Kadis Kominfo Lombok Tengah, Zarkasi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan karena adanga perubahan paradigma dibidang persandian, dimana selama ini tugas persandian di Daerah adalah membantu pemerintah dalam mengamankan dan menyalurkan informasi yang berkelasifikasi sandi, baik dari pemerintah pusat kepada pemerintah Daerah atau sebaliknya melalui proses inskripsi dan diskripsi berita.“Oleh karena itu kami merasa perlu mensosialisasikan peran Fungsi persandian dan tentang bagaimana pentingnya pengamanan informasi dan bagaimana cara mengamankanya,”tuturnya.
Zarkasi juga mengatakan, peserta sosialisasi adalah semua kepala OPD lingkup Pemkab Lombok Tengah, dimana kegiatan tersebut akans dilaksanakan selama dua hari dengan memberikan pembekalan kepada semua operator PPID yang ada dimasing- masing OPD agar semua OPD dapat menginput langsung semua program kegiatan masing- masing Dinas. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan