Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pasca Bentrok Warga vs Polisi, Kapolda NTB Tinjau Lokasi Rapat Pleno KPU di Lombok Tengah

Pasca Bentrok Warga vs Polisi, Kapolda NTB Tinjau Lokasi Rapat Pleno KPU di Lombok Tengah
Kapolda NTB, Brigjen Pol Nana Sudjana didampingi Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa saat meninjau lokasi pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 Tingkat Kabupaten oleh KPU Lombok Tengah di eks Gedung DPRD Lombok Tengah, Kamis (9/5/2019)

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Pasca bentrok ratusan warga pendukung salah satu Calon Legislatif (Caleg) dari Kecamatan Praya Timur dengan aparat Kepolisian di lokasi Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Terbuka Pemilu 2019 tingkat Kabupaten di eks Gedung DPR Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu malam (8/5/2019).
Kapolda NTB, Brigjen Pol Nana Sudjana, turun langsung memantau kondisi Kamtibmas di lokasi Rapat Pleno Rekapitulasi suara terbuka Pemilu 2019 tingkat Kabupaten di eks Gedung DPR Lombok Tengah, Kamis siang (9/5/2019)
Kedatangan Kapolda NTB, Brigjen Pol Nana Sudjana ke lokasi Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Terbuka Pemilu 2019 yang digelar KPU Lombok Tengah itu untuk memastikan situasi dan kondisi di eks Gedung DPR Lombok Tengah yang dijadikan KPU sebagai lokasi Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Terbuka Pemilu 2019 berjalan aman, nyaman dan tertib.
Kedatangan, Kapolda NTB Brigjen Pol Nana Sudjana bersama jajaran petinggi Polda NTB disambut Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa dan Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol CZI Prastiwanto .
Brigjen Pol Nana Sudjana menegaskan, aparat keamanan tidak segang – segan untuk menindak tegas pihak-pihak yang melakukan tindakan anarkis.
Brigjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan, situasi pasca Bentrok dan kerusuhan antara warga dengan aparat keamanan di eks Gedung DPR Lombok Tengah, pada Rabu malam (8/5/2019) itu sudah kondusif.
Pada saat bentrokan terjadi, ratusan massa yang menuntut  dibukanya C1 Plano Tingkat PPK Pujut, Lombok Tengah pada Rapat Pleno Tingkat Kabupaten itu langsung melempari Polisi dan TNI yang tenggah mengamankan  lokasi Rapat Pleno Rakapitulasi Suara terbuka dengan Batu, dan Bom Molotop.
Akibatnya, tiga Anggota Polisi, termasuk Kasat Sabhara Polres Lombok Tengah terluka akibat terkena lemparan batu.
Polisi pun langsung bertindak tegas dengan membubarkan massa menggunakan Tembakan Gas Air Mata dan Meriam Air. Ratusan massa pendukung Caleg dari Kecamatan Praya Timur itu pun Kocar kacir melarikan diri dan meninggalkan Kenaraan roda empat maupun roda dua yang mereka gunakan untuk datang ke eks Gedung DPRD Lombok Tengah.
Dalam aksi massa anarkis dan brutal itu, Polisi berhasil mengamankan 5 orang warga. Selain itu Polisi juga berhasil mengamankan Puluhan senjata tajam (Sajam) berbagai jenis, Bom Molotop, dua Truk Batu, dan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat milik massa aksi. [slNews – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan