Nyale Tumpah Ruah di Pantai Kuta Pada Kamis Pagi

Nyale Tumpah Ruah di Pantai Kuta Pada Kamis Pagi
Lalu Badaruddin menunjukkan hasil menangkap Nyale atau cacing laut di Pantai Kuta, KEK The Mandalika, di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Kamis pagi (13/02/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Nyale atau Cacing Laut yang oleh para tokoh Masyarakat, adat dan budaya dari 4 penjuru mata angin akan muncul dan bisa ditangkap oleh masyarakat pada Tanggal 14 – 15 Februari 2020 di pantai Selatan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Namun faktanya, Nyale yang dalam Legenda merupakan jelmaan dari Putri Mandalika itu muncul dan bisa ditangkap oleh Masyarakat pada Kamis pagi (13/02/2020).
Hasil tangkapan Nyale Masyarakat pada Kamis pagi (13/02) melimpah dan sangat banyak.” Kemarin (Rabu pagi, 12/02) juga ada Nyale dan Sekarang (Kamis pagi (13/02) juga lebih banyak Nyale yang naik. Nyale nya campur, nyale air sama Nyale warna warni,”kata Tokoh Masyarakat Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Lalu Badaruddin sembari menunjukkan hasil tangkapan Nyale yang ditangkap di Kawasan Pantai Kuta, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Kamis pagi (13/02/2020).
Lalu Badar memprediksi Nyale akan kembali tumpah ruah di Pantai Selatan pada Jum’at pagi (14/02/2020).”Mudahan besok pagi tumpahnya,”ucapnya
Lalu Badarudin mengungkapkan, jauh hari sebelum dilaksanakannya Sangkep Warige atau Rapat penentuan hari dan tanggal Bau Nyale 2020, dirinya telah memprediksi Bau Nyale jatuh pada tanggal 13 – 14 Februari 2020 atau berbeda satu hari dengan hasil Sangkep Warige yakni tanggal 14 – 15 Februari 2020.”Sebelum Sangkep warige saya predeksi nyale jatuh hari kamis – jumat (13 – 14 Februari) dan InsyaAllah besok pagi Jum’at (14/02) tumpahnya. Ini menurut pribadi saya, tapi kan beda – beda pendapat para pemangku. Dan yang namanya perkiraan kadang tepat kadang salah,”ujarnya. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan