Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Mantap, Target Kinerja RPJMD Lombok Tengah Tercapai

Mantap, Target Kinerja RPJMD Lombok Tengah Tercapai

SUARALOMBOKNEWS.com – Lombok Tengah | Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, HM. Nusiah memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Lombok Tengah Tahun Anggaran 2018 dan Pelaksanaan APBD Kabupaten Lombok Tengah Tahun Anggaran 2019, Rabu (16/1/2019)
Rapat yang digelar di salah satu Hotel berbintang di depan Lombok Internasional Airport (LIA) di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diikuti oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Lingkup Pemkab Lombok Tengah dan para Kabag, serta Camat.
Usai memimpin Rapat Evaluasi, Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah menyampaikan, hasil capaian kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Kabupaten Lombok Tengah mencapai 100 persen.
Sementara itu Realisasi Penggunaan APBD Lombok Tengah Tahun 2018 mencapai lebih dari 93 persen.” Capaian kinerja RPJMD kita sudah mencapai target, kedua kinerja keuangan juga sudah mencapai lebih dari 93 persen, walaupun masih ada Dinas yang mendapat warna kuning dan merah, tetapi tidak banyak seperti Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian,” ungkap HM. Nursiah.
Nursiah menjelaskan, adanya SKPD yang mendapatkan penilaian kinerja warna merah dan kuning itu disebabkan oleh sejumlah Faktor.
Nursiah mencontohkan, masih adanya ditemukan kasus kematian ibu dan bayi, dikarenakan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sarana dan Prasarana kesehatan yang belum Optimal.”Seperti yang berkaitan dengan Kesehatan, kematian ibu dan bayi, tetapi itu penyebabnya Tenaga bidan yang masih kurang, kita butuh 400 bidan di Lombok Tengah sesuai dengan rasio penduduk tetapi yang ada saat ini hannya 140 bidan. Dokter yang kita butuhkan 40 orang masih kurang. Jadi penyebabnya selain SDM juga sarana dan prasarana yang masih belum optimal. Kemudian Rumah Sakit terkait dengan Akreditasi, sedangkan yang lain ada kegiatan – kegiatan yang tidak selesai dan anggarannya dikembalikan, seperti di Disperindag,”sebutnya.
Temuan – temuan dalam Rapat Evaluasi ini lanjut Nursiah, menjadi pedoman dan pijakan Pemkab Lombok Tengah untuk memperbaiki kinerja di masing – masing SKPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah Tahun Anggaran 2019.
Nursiah berharap, capaian pelaksanaan APBD 2019 lebih baik dari tahun sebelumnya.” Hasil Evaluasi ini menjadi pijakan untuk kita perbaiki dan sempurnakan dalam pelaksanaan APBD Tahun 2019. Sehinggah langkah – langkah koordinasi, pendampingan dan pengawasan akan lebih kita tingkatkan, yang jelas progres kinerja di tahun 2019 lebih baik lagi dari tahun sebelumnya,”pungkasnya. [slNews.com – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan