Lawan Corona, PT. ITDC Bekali Desa Penyangga The Mandalika Dengan APD

Lawan Corona, PT. ITDC Bekali Desa Penyangga The Mandalika Dengan APD
PT. ITDC menyerahkan bantuan set station cuci, Cairan Disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan goggle penutup wajah, masker N95, set baju Hamzat, set helm, set sepatu, dan set sarung tangan kepada Desa Penyangga The Mandalika di Kantor Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin (13/04/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Dalam Siaran Pers Nomor : 08 /PR-ITDC/IV/2020, Tanggal 13 April 2020. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyalurkan bantuan dan disinfeksi kepada Desa Penyangga The Mandalika.
Bantuan dari PT. ITDC set station cuci, Cairan Disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan goggle penutup wajah, masker N95, set baju Hamzat, set helm, set sepatu, dan set sarung tangan kepada Desa Penyangga The Mandalika itu diserahkan pada Minggu, (12/04) dan Senin (13/04/2020).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ITDC Melawan Virus Corona atau Covid-19 yang merupakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dalam mendukung pencegahan peyebaran Virus Corona atau Covid-19 di lingkungan masyarakat sekitar kawasan The Mandalika dengan sasaran masyarakat lokal di dalam dan lingkar Kawasan The Mandalika.
VP Corporate Secretary ITDC, Miranti Nasti Rendranti mengatakan, kegiatan ITDC Lawan Corona diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di kawasan The Mandalika dan sekitarnya sebagai bentuk kepedulian ITDC, utamanya kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh pembangunan masif di
The Mandalika, yaitu masyarakat desa penyangga.”Enam Desa Penyangga yang menerima penyaluran bantuan dari porgam ITDC Lawan Corona ini mencakup Desa Rembitan, Desa Kuta, Desa Sengkol, Desa Sukadana, Desa Mertak, dan Desa Prabu yang dilaksanakan pada hari Minggu (12/4). Dan bantuan periode ke-2 ini terdiri dari set station cuci tangan, 20 hingga 25 liter Cairan Disinfektan disesuaikan kebutuhan desa terkait. Khusus Desa Rembitan mendapatkan bantuan tambahan berupa 4 set Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan goggle penutup wajah, masker N95, set baju Hamzat, set helm, set sepatu, dan set sarung tangan, diperuntukkan bagi petugas Palang Merah Indonesia di Rumah Karantina di Desa Rembitan,”katanya
Disamping penyaluran bantuan berupa peralatan kesehatan, kata Miranti Nasti Rendranti, ITDC juga melaksanakan Penyemrotan Disinfektan secara berkala dan pada periode ke-2 di laksanakan di Desa Kuta pada Senin (13/4). Penyemrotan Disinfektan dilakukan pada fasilitas umum dan fasilitas sosial yang mencakup 9 Tempat Ibadah (Masjid), 1 Kantor Desa, 1 Pasar Tradisional, dan 1 Kantor Polsek yang bertempat di Desa Kuta.
Sebelumnya, ITDC telah melakukan beberapa kali penyemprotan Disinfektan di tempat umum seperti fasilitas umum dan sosial, garis wilayah Hak Pengelolaan ITDC, dan jalur utama yang terletak di Desa Kuta pada tanggal 2, 4 dan 7 April 2020 lalu. Sedangkan penyaluran bantuan perdana berupa perlengkapan dan kebutuhan disnfektasi seperti 2 (dua) unit sprayer, 30 Liter cairan disinfektan, 15 Liter sabun cair, jirigen air 25 Liter, dan ember 75 Liter telah diberikan kepada desa penyangga pada 4-6 April 2020 lalu.
Miranti Nasti Rendranti menjelasakan, Guna efektifitas sosialisasi pencegahan Penularan Covid-19, selain penyaluran bantuan dan kegiatan penyemrotan Disinfektan, melalui program The Mandalika Community Collaboration, ITDC berkolaborasi dengan pemerintah setempat dan stakeholder untuk mensosialisasikan pencegahan Covid-19 lewat media komunikasi berupa flyer, poster dan spanduk yang disebarkan dan dipasang pada area-area publik yang mudah dijangkau.
Himbauan lewat spanduk, sambung Managing Director The Mandalika, I Wayan Karioka, dipasang di kantor-kantor desa penyangga The Mandalika pada Minggu 12 April lalu, berisikan pesan menggunakan bahasa daerah Sasak agar mudah dimengerti masyarakat lokal mengenai pentingnya mencuci tangan.“Langkah penting untuk terhindar dari penyebaran virus adalah menjaga diri dan lingkungan tetap bersih. Salah satunya dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun sesuai prosedur dan tata cara yang benar, yang dilakukan sebelum dan sesudah beraktivitas. Cuci tangan pakai sabun ini merupakan budaya sehari-hari yang ingin kami tanamkan kepada masyarakat lokal,”ungkapnya
Untuk menjaga kawasan pariwisata The Mandalika terhindar dari penyebaran COVID-19, ITDC telah menghimbau stakeholder di dalam kawasan The Mandalika untuk melakukan kegiatan preventif seperti pemeriksaan suhu tubuh para pengunjung yang datang ke hotel/restoran/tempat usaha lainnya,
membagikan masker kepada para tamu atau pengunjung yang berkunjung, menyediakan handsanitizer di beberapa lokasi yang mudah dijangkau untuk umum, serta mengadakan sosialisasi dan penyuluhan terkait pencegahan COVID–19 di lingkungan kerja masing-masing.
ITDC juga mendorong stakeholder di dalam kawasan untuk melaksanakan kegiatan kebersihan secara rutin didalam bangunan/lingkungan hotel/restoran/tempat usaha lainnya, menyiapkan Crisis Center sebagai tempat pengaduan pengunjung/tamu jika diiindikasi ada gejala di luar kondisi normal, melakukan mitigasi jika ada suspect dan membawa ke rumah sakit terdekat, serta melakukan monitoring berkala dengan pihak terkait seperti Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit.“Melawan Corona harus dilakukan bersama-sama. Melalui rangkaian kegiatan ITDC Lawan Corona ini, kami mengajak seluruh stakeholder dan komunitas di The Mandalika dan sekitarnya bahu membahu menerapkan kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat dan bersih sebagai kontribusi dalam memutus rantai peyebaran Covid-19,”pesan I Wayan Karioka. [slNEWS – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan