Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lalu Supriadi : Pemuda Butuh Pembinaan dan Modal Usaha

Lalu Supriadi : Pemuda Butuh Pembinaan dan Modal Usaha

SUARALOMBOKNEWS.com – Lombok Tengah | Untuk menyerap aspirasi masyarakat yang ada di Kecamatan Kopang dan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB),  anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Kopang – Janapria,  Lalu Supriadi, S.Pd, melaksanakan reses di dua Kecamatan yang menjadi Dapilnya tersebut.
Dalam setiap kegiatan reses yang dilaksanakan tersebut  dihadiri oleh para  kepala-kepala desa dan tokoh masyarakat, selain itu juga dihadiri para Ibu – ibu dan Pemuda yang ada di Dapil II Kopang – Janapria.
Kepada SuaraLombokNews.com, Sabtu (19/1/2019), mengatakan, kegiatan reses yang dilaksanakannya itu  merupakan masa kerja para anggota dewan bekerja di luar gedung DPRD,  selain  untuk  menjumpai para konstituennya  di Dapilnya juga merupakan bagian dari menampung aspirasi warga untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah.“Dalam kegiatan Reses masyarakat saya kumpulkan, termasuk Ibu – ibu dan Pemuda, ini sebagai upaya didalam menjaring, menampung Aspirasi Masyatakat,” ucapnya.
Lalu Supriadi mengungkapkan, pada reses pertama tahun 2019 ini dilaksanakan di Desa Muncan dan Desa Minggas, Kecamatan Kopang. Masyarakat khususnya para Ibu – ibu dan Pemuda menyampaikan Aspirasi untuk program pemberdayaan dan modal usaha.” Keinginan masyarakat lebih pada pembinaan dan pemberian modal usaha. Pembinaan pemuda juga sangat diharapkan, sehingga jangan sampai lepas sekolah, pemuda malah bengong tidak bisa berbuat apa – apa. Selain itu pemuda juga berharap ada peningkatan pendidikan atau kursus keterampilan,” ungkap Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Hasil Reses itu juga Lalu Supriadi menemukan masih minimnya informasi yang diterima oleh masyarakat terkait dengan program pembangunan di masing – masing SKPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah.”Contohnya program yang ada di Dinas Koperasi dan Disperindag Lombok Tengah, akses informasinya sulit diterima masyarakat, padahal di dua dinas itu ada program pemberdayaan dan modal usaha termasuk pemberian bantuan peralatan untuk UKM,” ujarnya. [slNews.com – fal]

No Responses

Tinggalkan Balasan