Lalu Pathul Sampaikan Data dan Permasalahan Penanganan Gempa Lombok di Senayan

Lalu Pathul Sampaikan Data dan Permasalahan Penanganan Gempa Lombok di Senayan
Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri saat menyampaikan terkait dengan data dan permasalahan penanganan Bencana Gempa Bumi Lombok - Sumbawa dalam pertemuan Bupati/Wali Kota di NTB bersama Timwas Penanganan Bencana DPR RI di Ruang Rapat Pansus B Lt. 2 Gedung Nusantara II DPR RI di Jakarta, Rabu (13/3/2019). Foto : Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah.

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | DPR RI menggelar rapat kerja Evaluasi Pembiyayaan dan Penanganan Bencana Gempa Bumi Lombok – Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Tim Pengawas Penanganan Bencana DPR RI, BNPB, Kementerian Keuangan, Kemensos RI dan dengan sejumlah Kementerian terkait.
Dalam rapat Evaluasi Pembiyayaan dan Penanganan Bencana Gempa Bumi Lombok – Sumbawa yang digelar di Ruang Rapat Pansus B Lt. 2 Gedung Nusantara II DPR RI di Jakarta, Rabu (14/3/2019) juga menghadirkan para Bupati / Wali Kota dan para Anggota DPRD di NTB yang daerahnya terdampak Gempa Lombok – Sumbawa yang terjadi pada Bulan Juli – Agustus 2018 lalu, diantaranya Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S. Ip, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, dan Bupati Sumbawa.
Rapat Evaluasi Pembiyayaan dan Penanganan Bencana Gempa Bumi Lombok – Sumbawa, NTB di Senayan itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.”Dalam rapat itu Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyampaikan pertemuan itu sebagai tindak lanjut hasil pengawasan yang dilakukan oleh Tim Pengawas yang dibentuk oleh DPR RI,” kata Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah, H. Lalu Herdan, melalui keterangan tertulisnya yang diterima SuaraLombokNews.com, Rabu (13/3/2019).
Mantan Camat Praya Barat itu mengungkapkan, dalam rapat Evaluasi Pembiyayaan dan Penanganan Bencana Gempa Bumi Lombok – Sumbawa, NTB, Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri menyampaikan kepada Timwas Penanganan Bencana Gempa DPR RI terkait dengan data, anggaran dan permasalahan penanganan Bencana Gempa yang menimpa masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.”Pak Wabup menyampaikan bahwa sampai saat ini dana yang sudah dicairkan baru 50%, dari nilai bantuan 5422 rumah dengan katagori Rusah Berat (RB), Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS), sedangkan kekurangannya masih 54,6 M, dan juga ada yg belum divalidasi sebanyak 106,9 M,” ujar H. Lalu Herdan. [slNews – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan