Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lalu Izzi Menduga Ada Persengkongkolan Jahat di Dinas Pendidikan Lombok Tengah

Lalu Izzi Menduga Ada Persengkongkolan Jahat di Dinas Pendidikan Lombok Tengah
Aktivis Pendidikan Lombok Tengah, Lalu Izzi, S.Pd

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Ketua LSM Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Izzi meminta Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, SH untuk segera mencopot Kepala Sekolah SD dan SMP yang tidak memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) dan tidak pernah atau tidak lulus seleksi Cakep (Calon Kepala Sekolah) yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada hari Senin (11/3/2019) lalu.” Dalam Permendikbud Nomor 13 tahun 2017, tegas dan jelas mengatakan bahwa Kepala Sekolah harus Cakep dan telah memiliki NUKS. diperkuat lagi dengan Permendiknas nomor 8 tahun 2018, bahwa penerapan Permendikbud dan Permendiknas itu mulai tahun 2019. Jika tidak maka anggaran sekolah berupa dana BOS, DAK, dan Sertifikasi harus ditarik dan di kembalikan ke Negara. Untuk itu, saya mendesak Bupati Lombok Tengah untuk mencopot Kepala Sekolah SD dan SMP yang tidak memiliki NUKS dan tidak Cakep,”tegas Lalu Izzi, Jumat (15/3/2019).
Lalu Izzi menduga, ada persengkongkolan jahat di Dinas Pendidikan Lombok Tengah dalam penentuan dan pengusulan nama – nama Calon Kepala Sekolah SD dan SMP.
Terbukti, sebagian besar dari 266 Kepala SD dan SMP yang dilantik itu tidak Cakep dan tidak memiliki NUKS.
Selain itu, Lalu Izzi juga menilai penjaringan calon Kepala SD dan SMP oleh Dinas Pendidikan Lombok Tengah tidak transparan.” Saya menduga, ada persekongkolan jahat di Dinas Pendidikan dalam mutasi kemarin. Saya sudah kantongi data dan nama-nama kepala sekolah yang dilantik, namun tidak CAKEP dan tidak mempunyai NUKS. Salah satu contoh, Pengangkatan salah satu Kepala SMP di Praya Tengah, diketahui yang bersangkutan saat ini sedang PLPG di Bali selama 3 bulan untuk mendapakat sertifikat mengajar. Ini bukti bahwa Mutasi dan pengangkatan Kepala sekolah yang dilaksanakan tanggal 11 maret 2019 melanggar peraturan perundang – undangan yang berlaku. Jika ini terus dipaksakan dan tidak dilakukan perbaikan, Maka saya akan persoalkan dan akan mengugat atas kinerja birokrasi yang Unprosedural dan melanggar etika hukum birokrasi,”ancam Lalu Izzi
Terpisah, Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, SH berjaji akan segera memperbaiki jika ada jabatan Kepala SD dan SMP yang tidak Cakep dan tidak memiliki NUKS.
Bupati Lombok Tengah dua periode itu juga mengaku tidak memiliki beban dan kepentingan dalam pelaksanaan Mutasi 266 Kepala SD dan SMP tersebut.”Kalau tidak sesuai dengan aturan nanti akan kita sesuaikan. Kita ini manusia bisa tidak bisa terlepas dari kesalahan. Saya tidak ada beban apa – apa,”kata HM. Suhaili FT usai melaksanaan kegiatan Senam Jumat di Bencingah Adiguna Alun – alun Tastura Praya, Lombok Tengah, Jumat, (15/3/2019).
Menurut Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTB itu, dalam setiap pelaksanaan Mutasi pasti ada pihak yang merasa diuntungkan dan dirugikan. Hal itu dikarenakan adanya kenginginan yang terlalu berlebihan dari pejabat yang dimutasi tersebut.” Mutasi tidak bisa memuaskan semua pihak, makanya saya paling tidak senang dengan Mutasi, ada yang mau dipindah ke sekolah dekat rumahnya, ada yang minta di buatkan sekolah didalam rumahnya dan ada yang mau dipindah ke Sekolah yang sudah Populer, dan tidak ada yang mau membangun dari awal. Kalau tidak sesuai dengan keinginannya, lalu dibilang itu salah, ini tidak beres dan sebagainya,”kesal HM. Suhaili. [slNews – rul]

No Responses

Tinggalkan Balasan