Kunjungan MGPA ke Lombok Tengah Disuguhkan Hasil Kerajinan Tangan dan Produk Lokal Masyarakat

Kunjungan MGPA ke Lombok Tengah Disuguhkan Hasil Kerajinan Tangan dan Produk Lokal Masyarakat
Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH didampingi Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid, jajaran Forkompinda dan para Kepala SKPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah menerima Kunjungan Dari CEO MGPA di Kantor Bupati Lombok Tengah, NTB, Sabtu (11/01/2020)

SUARALOMBOKNEWS.com – LOMBOK TENGAH | Tim Mandalika Grand Prix Asosiacion (MGPA) dan PT Mandalika Kuta Nusantara berkunjung ke Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (11/01/2020).
Kunjungan Tim MGPA itu dalam rangka melihat kesiapan Masyarakat Lombok Tengah selaku tuan rumah penyelenggaraan MotoGP Tahun 2021 di Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah dan untuk melihat hasil kerajinan tangan dan produk – produk lokal khas Suku Sasak Lombok.
Kedatangan Tim MGPA disambut langsusng oleh Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH dan Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid, didampingi Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, jajaran Forkompinda dan para Kepala SKPD Lingkup Pemkab Lombok Tengah di lokasi Pameran produk – produk lokal dan hasil kerajinan tangan masyarakat Lombok Tengah di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah.
Usai melihat hasil kerajinan tangan dan produk lokal masyarakat Lombok Tengah di stand Pameran Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Tim MGPA bersama rombongan dari PT. Mandalika Kuta Nusantara dan dari PT. ITDC selaku pengembang KEK The Mandalika menggelar pertemuan dengan Bupati Lombok Tengah di Ruang Rapat Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH menyampaikan, kunjungan Tim MGPA ke Lombok Tengah memiliki makna yang luas, khususnya terkait dengan kesiapan pelaku IKM dan UKM dalam menghadapi MotoGP Tahun 202i di Sirkuit Mandalika di KEK The Mandalika.”Kehadiran ITDC, dan kunjungan Tim MGPA ini manfaatnya dirasakan langsung oleh Masyarakat Lombok Tengah yang tergabung dalam IKM dan UKM. Dan kehadiran Tim MGPA tidak lain untuk melihat kesiapan pelaku IKM dan UKM dalam mengahdapai MotoGP di KEK The Mandalika dan untuk melihat Potensi IKM dan UKM di Lombok Tengah. Sehingga masyarakat bisa mempersiapan diri menghadapi MotoGP 2021 dan tidak menjadi penonton di daerah sendiri,”ucapnya
Kunjungan Tim MGPA merupakan awal dari kerjasama dengan Pemkab Lombok Tengah untuk mengisi Fasilitas di KEK The Mandalika. Baik itu dalam bentuk usaha dan kesiapan masyarakat Lombok Tengah dalam menghadapi pergelaran MotoGP Tahun 2021.”Sehingga tempat itu (KEK The Mandalika) itu tetap hidup dan dampaknya dirasakan langsung oleh Masyarakat. Dan bisa memenuhi kebutuhan wisatawan yang datang berkunjung dan menonton MotoGP pada Tahun 2021 di Sirkuit Mandalika,”sambung Manager Director PT. ITDC, Wayan Karioka
Ditempat yang sama, CEO MGPA, Ricky Baheramsjah mengatakan, MotoGP event Internasional. Untuk mensukseskan MotoGP, bukan dari PT. ITDC selaku pengembang KEK The Mandalika, akan tetapi membutuhkan bantuan dan Partisifasi seluruh Masyarakat NTB, khususnya Masyarakat Lombok Tengah.”Ratusan ribu wisatawan dari dalam dan luar negeri akan datang menyaksikan MotoGP. Untuk itu masyarakat harus mempersiapkan diri, apa yang sudah dan apa saja yang akan disiapkan dalam menghadapi MotoGP Tahun 2021. Terlebih lagi sejumlah fasilitas akan rampung di kerjakan termasuk pengerjaan Sirkuit Mandalika. Untuk itu diharapkan KEK The Mandalika sebagai pemicu untuk kemajuan pariwisata di pulau Lombok. Dan Sirkuit Mandalika akan menjadi Sirkuit MotoGP terbaik di Dunia,” ungkapnya
Menurut, Hepi perwakilan dari Tim MGPA, animo masyarakat Internasional yang begitu besar untuk datang ke menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika menjadi pasar IKM dan UKM khususnya yang ada di Lombok Tengah.
Hepi berpesan, perlu peningkatan IKM dan UKM salah satunya dengan cara Umbrella Brand, penjualan dengan e-commerce, Quality Control.” Dan perlu dilakukan Warranty dan on time Delivery, Standarisasi sistem dan Princing Strategy,”pesannnya. [slNEWS – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan