KIM Sekotong Gelar Pelatihan Jurnalistik

KIM Sekotong Gelar Pelatihan Jurnalistik

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Barat | Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Pelatihan Jurnalistik, Sabtu (15/12/2018)
Pelatihan Jurnalistik yang diikuti oleh perwakilan dari masing – masing Desa di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat itu digelar di Aula Kantor Desa Sekotong Tengah.
Tujuan digelarnya Pelatihan Jurnalistik yang melibatkan Wartawan Cetak dan Elektronik di Lombok Barat yang tergabung dalam Forum Wartawan (Forta) Lombok Barat itu untuk meningkatkan kemampuan KIM Sekotong dalam menyampaikan Informasi tentang Sekotong, Lombok Barat melalui Pemberitaan.“Kami ingin berita tentang Sekotong bisa diketahui dan dibaca semua orang. Agar tidak berita Jakarta saja yang kami baca, ke depan biar orang Jakarta yang baca berita Sekotong,”ungkap Kepala Desa (Kades) Sekotong Tengah, Lalu Sarapudin
Dengan adanya pelatihan Jurnalistik, masing-masing peserta pelatihan dari semua desa yang ada di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat diharapkan bisa dan mampu menulis Informasi dengan baik.
Para peserta juga diharapkan bisa menggambarkan dan mengabarkan semua informasi yang berkaitan dengan Kecamatan Sekotong. Tidak hanya kepada masyarakat atau pemerintah Lombok Barat, akan tetapi juga untuk masyarakat NTB, Indonesia bahkan Dunia. Dampaknya, diharapkan informasi mengenai Sekotong bisa mendorong pertumbuhan pembangunan khususnya di Bidang Pariwisata.“ Dalam Pelatihan Jurnalistik ini, kami juga melibatan teman – teman Wartawan yang ada di Lombok Barat, sehingga para peserta bisa menerima Ilmu dan pengalaman langsung dari Wartawan. Dan Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pemuda yang ingin menjadi penulis pemula,” sambung Peserta Jurnalistik KIM Sekotong, Rohiman
Sementara itu Ketua Panitia Pelatihan Juralistik KIM Sekotong, M. Rasyid mengaku sangat bersyukur dan bangga melihat antusias para peserta mengikutio Pelatihan Jurnalistik. Terlebih lagi dengan adanya sesi praktek dimana semua peserta masing-masing ditugaskan membuat contoh berita usai pelatihan. “Baru kali ini kami mengikuti pelatihan kemudian peserta langsung bisa menulis berita. Biasanya kami dapat teorinya saja, tapi prakteknya kadang peserta kesulitan memulai menulis. Dengan makin banyaknya penulis yang ada di Sekotong, ke depan daerah ini bisa lebih maju, berkembang, dan dikenal oleh masyarakat Nasional maupun Internasional,” pungkasnya. [slNews.com – luu]

No Responses

Tinggalkan Balasan