Ketua KNPI Lombok Tengah Minta Pemerintah Tertibkan Investor Abunawas

Ketua KNPI Lombok Tengah Minta Pemerintah Tertibkan Investor Abunawas

SUARALOMBOKNEWS.COM – Lombok Tengah | Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, (NTB), Murakip Usman Khotib, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah untuk bertindak tegas menertibkan para Investor yang tidak serius membangun Pariwisata di wilayah Bumi Tatas Tuhu Trasna.”Kami sangat mendukung penuh pembangunan Pariwisata. Tapi tolong Investor nakal ditertibkan. Saya yakin Pemkab lebih tahu mana saja yang ditertibkan. Jangan sampai Investor itu katanya saja mau membangun, tapi tidak terbukti, itu kan namanya konsep Abunaswas,” ungkap Murakip, pada kegiatan Dialog Publik dengan Tema Sinergitas Antara Pemangku Kepentingan Dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Lombok Tengah, yang digelar di salah satu Hotel Berbintang di depan Lombok Internasional Airport (LIA) di Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Kamis, (13/12/2018).
Dalam kesempatan itu juga, Murakip menyarankan kepada Pemkab Lombok Tengah untuk mempersiapkan Publik Area, khususnya di kawasan Pariwisata di bagian Selatan Lombok Tengah. Sehingga masyarakat umum bisa menikmati keindahan Pantai Lombok Tengah.”Pemkab juga harus memikirkan Publik Area, jangan sampai masyarakat mau mandi di Pantai harus Cek In dulu di Hotel, itu kan kurang ajar namanya. Mumpung sekarang sedang penataan, Pemkab bisa mengkonsep Pablik Area itu, sehingga masyatakat bisa enjoi menikmati keindahan alam daerahnya sendiri,”sarannya.
Menurut Murakip, dalam pembangunanan di sektor Pariwisata yang harus diperhatikan adalah keseriusan semua pihak baik itu antara Pemerintah dengan Pelaku Pariwisata harus sejalan, serius dan Sepakat untuk bersama – sama membangun Pariwisata.”Keseriusan yang harus di sepakati, terlepas dari wisata halal atau apapun, yang penting pembangunanan Pariwisata berjalan. Pemikiran antara pemerintah dengan pelaku Pariwisata harus sejalan dan saling mengisi,”ucapnya.
Untuk mendukung suksesnya pembangunan Pariwisata, lanjut Murakip, Pemerintah harus menyiapkan SDM siap pakai, sehingga masyarakat bisa diberdayakan dan memenuhi keteria untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di bidang Pariwisata.”Sekarang ada KEK The Mandalika Kuta, tetapi kalau masyarakat tidak memilili keahlian atau skil, maka mustahil masyarakat itu diberikan tempat atau diberikan pekerjaan, karena tidak mampu dan tidak memiliki keahlian. Untuk itu Pemkab bisa mencetak SDM, paling tidak satu atau tiga masyarakat setahun, tapi terbukti, jangan hannya pelatihan – pelatihan saja, tapi hasilnya tidak maksimal,” ujarnya.
Kegiatan Dialog Publik dengab Tema Sinergitas Antara Pemangku Kepentingan Dalam Pengembangan Pariwisata itu dibuka langsung Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S. Ip dengan Narasumber, Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah, Doktor Kadri, M.Si dan Agus, M.Si.
Kegiatan itu juga dihadiri sejunlah kepala OPD, Camat, Kades dan Pelaku Wisata di Lombok Tengah. [slNews.com – rul].

No Responses

Tinggalkan Balasan