Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ketahuan, Anak – Anak Pedagang Asongan di Traffic Light Bukan Warga Lombok Tengah

Ketahuan, Anak – Anak Pedagang Asongan di Traffic Light Bukan Warga Lombok Tengah
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Sri Hastuti Handayani

SUARALOMBOKNews – Lombok Tengah | Anak dibawar umur yang setiap hari terlihat berjualan di simpang empat Trafigh Light Pertamina Kota Praya dan di simpang empat Makodim 1620/Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) diketahui bukan berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, melainkan warga dari Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Baiq Sri Hastuti Handayani usai menghadiri upacara Hari Kebangkitan Nasional ke – 111 di Halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (20/5/2019).
Terungkapnya identitas dan asal anak dibawah umur yang diperkerjakan menjadi pedagang asongan di Kota Praya, LombokTengah itu kata Baiq Sri, setelah tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial Lombok Tengah, Sat Pol PP dan Polres Lombok Tengah penertibkan pedagang asongan yang masih dibawah umur tersebut.”Karena mereka (Pedagang asongan) berasal dari Lombok Barat, penertiban juga melibatkan petugas dari Dinas Sosial Lombok Barat, termasuk Camat Kuripan,”ungkapnya.
Hasil dari penertiban itu, lanjut Baiq Sri, 6 dari 9 anak yang dipekerjakan menjadi Pedagang Asongan berhasil diamanakn dan langsung dibawa ke Dinas Sosial Lombok Barat untuk dibina.” Mereka langsung dibawa ke Dinas Sosial Lombok Barat untuk dibina,”ucapnya.
Baiq Sri menyayangkan sikap dari orang tua yang mempekerjakan anak masih dibawah umur menjadi Pedagang Asongan.” Itu sangat disayangkan, karena tugas mereka bukan mencari uang, tetapi sekolah,”ujarnya. [slNews – erwin]

No Responses

Tinggalkan Balasan